Aquarium Laut

Aquarium Laut, Panduan Dasar Membangun Aquarium Air Laut

Dasar-Dasar Aquarium Laut dan Peralatannya

Aquarium Laut, Panduan Dasar membangun Aquarium Air Laut. Trend pemeliharaan biota air baik air tawar ataupun air asin (laut) terus mengalami peningkatan. Selain bisa menjadikan interior semakin menarik juga bisa menjadi saranan rekreasi indoor.

Memelihara akuarium air asin tidak sesulit yang diyakini banyak orang, hanya saja sedikit lebih rumit. Berikut ini adalah gambaran umum yang sangat mendasar tentang cara menyiapkan dan memelihara akuarium air asin pemula.

Riset

Langkah pertama sebelum Anda membeli Akuarium Laut air asin adalah melakukan sedikit riset. Luangkan waktu untuk memikirkan jenis ikan apa yang ingin dipelihara, karena ini akan memengaruhi segalanya mulai dari ukuran akuarium hingga pemberian makan. Pastikan ikan yang ingin dipelihara akan menjadi pasangan tangki yang baik dan mengetahui ukuran dewasanya. Mengetahui informasi ikan dan karakteristiknya akan semakin bagus.

 

Ukuran Akuarium

Ukuran terkecil yang disarankan adalah akuarium 30 galon, dan untuk air asin, lebih besar selalu lebih baik. Ekosistem laut yang besar dapat menangani fluktuasi kualitas air harian dengan lebih baik daripada ekosistem kecil. Kami telah menemukan bahwa 55 galon adalah ukuran akuarium pemula yang sempurna. Tangki 55 galon akan memungkinkan untuk beberapa jenis ikan dan cukup besar untuk menjaga lingkungan yang stabil.

Baca Juga:  Lampu UV Aquarium Laut, Fungsi dan Cara Pakainya

 

Alat Aquarium Air Laut

Sipakan Peralatan Skimmer, Filter & Filtrasi. Sekali lagi, jenis sistem apa yang akan Anda siapkan akan membantu Anda menentukan jenis filter dan sistem penyaringan yang akan dipilih.

Sebelum didekorasi dan dimasukkan air, tangki juga harus dilengkapi dengan power head sebagai pencipta arus air.

Arus air buatan tersebut sangat berguna untuk membuat tempat tinggal biota laut senatural mungkin, apalagi jika terdapat terumbu karang di dalamnya.

Gunakanlah ukuran dan kekuatan arus yang sesuai dengan volume air yang digunakan dalam aquarium air laut tersebut.

Sump akuarium juga harus dibuat sebagai filter segala kotoran dan sisa makanan dari ikan-ikan peliharaan nantinya.

Bagian ini bisa dibuat di dalam akuarium dengan menggunakan sekat kaca atau dibuat tersendiri dan terpisah dari aquarium utama.

 

Air yang Dapat Digunakan 

Air yang digunakan tentu sebaiknya menggunakan air asin laut yang alami. Sebab di dalam air laut alami tersebut terkandung plankton-plankton yang sangat berguna sebagai pakain ikan-ikan laut.

Air asin laut alami itu bisa didapatkan dengan mudah di toko-toko khusus yang menjual ikan hias dan segala perangkat aquarium.

Membuat air asin untuk aquarium jenis ini sebenarnya bisa dilakukan. Caranya adalah dengan mencampurkan air ledeng dengan garam murni yang dibeli di toko kimia.

Baca Juga:  Suhu Akuarium Air Laut yang Ideal Agar Karang dan Ikan Sehat

Namun pembuatannya sangat rumit karena dikhawatirkan ada senyawa-senyawa yang tidak cocok sehingga dapat membuat ikan laut hias cepat mati.

Ingat! Air laut ini harus diganti secara berkala yaitu sekitar tiga hingga empat minggu sekali. Suhu normal aquarium air laut pun harus terus dijaga yaitu sekitar 28 derajat Celsius.

 

Landscape Aquarium Air Laut

mendesain aquarium laut harus semirip mungkin dnegan habitat aslinya. Elemen-elemen dekorasi yang digunakan benar-benar natural dan berasal dari laut.

Sebelum diisi dengan air laut, pasang seluruh peralatan yang diperlukan aquarium. Setelah itu tata aquarium air lautdengan menggunakan pasir laut kasar dan halus sebagai bagian dasar.

Lalu tanamkan karang hidup serta tanaman laut atau anemone di dalamnya. Tahap selanjutnya, setelah semua sesuai dengan desain yang diinginkan, barulah masukkan air laut secara perlahan hingga mendekati bibir akuarium.

Jika dirasa tak bisa melakukannya sendiri, gunakan saja jasa orang lain yang memang sudah terbiasa menata lanskap aquarium air laut.

Baca Juga:  Mengubah Aquascape Tawar Menjadi Aquarium Laut, Apa Bisa?

 

Memilih Ikan untuk Aquarium Laut

Ada beragam jenis ikan yang bisa dimasukkan di aquarium laut. Namun yang umum adalah ikan Nemo, blue dan yellow tang, angelfish, lionfish, dan butterflyfish.

Hati-hati! Jangan sampai jumlah ikan di akuarium tersebut terlalu banyak sehingga membuat air mudah keruh. Jangan langsung masukkan mereka ke dalam akuarium yang baru saja dituangi air laut.

Biarkan air laut tersebut tercampur dan bersatu dengan menggunakan power head selama kurang lebih empat minggu agar kondisinya sesuai untuk ditinggali.

Setelah sekitar satu bulan, siapkan ikan-ikan hias yang diinginkan lalu masukkan ke dalam aquarium bersama dengan plastik pembungkusnya.

Ini dilakukan agar terjadi kecocokan suhu antara ikan dengan air laut yang sudah berada di dalam aquarium sebelumnya.

Biarkan plastik berisi ikan mengambang selama sekitar 20 menit. Lantas, buka tali pengikat plastik dan biarkan air di dalam aquarium bersatu dengan plastik.

Jika dalam 10 menit ikan belum berenang keluar dari plastik, bantulah ikan tersebut agar dapat berenang bebas di akuarium.

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.