Budidaya Ikan

Cara Budidaya Ikan Gabus, Petunjuk Teknis Lengkap Hingga Panen

Panduan Lengkap Budidaya Ikan Gabus (Ikan Kutuk)

Cara Budidaya Ikan Gabus, Petunjuk Teknis Lengkap Hingga Panel. Ikan gabung salah satu jenis ikan air tawar yang sangat diminati. Rasanya lezat dan manfaatnya sangat banyak. Bahkan beberapa diekstrak dan dijadikan pil albumin untuk suplemen pasca operasi dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Berikut adalah keuntungan budidaya ikan gabus lainnya untuk para peternak pemula dan berpengalaman:

  • Modalnya kecil dibandingkan dengan budidaya ikan lele dan nila.
  • Pakannya hemat, bisa dibuat di rumah sehingga meningkatkan omset per panen.
  • Cepat panen dan prosesnya mudah dijalankan, hanya butuh kesabaran.
  • Peminatnya tinggi hingga hasil panen tidak akan merugikan.
  • Harga ikan gabus yang kian meningkat.

 

Ciri Morfologi Ikan gabus (Channa striata)

Ikan gabus memiliki ciri-ciri morfologi seluruh tubuh dan kepala ditutupi sisik cycloid dan cetenoid, bentuk badan dibagian depan hampir bundar danpipih tegak kearah belakang sehingga disebut ikan berkepala ular (snakeheadfish).

Ikan ini memiliki diverticula yaitu suatu alat pernafasan tambahan yang terletak dibagian atas insang sehingga mampu menghirup udara dari atmosfer, juga mampu berjalan jauh dimusim kemarau untuk mencari air.

Bahkan ikanini dapat mempertahankan hidup dengan cara “ menguburkan diri “ dalam lumpur saat musim kemarau dimana rawa-rawa habitat ikan gabus lagi kering.

Ikan gabus termasuk salah satu jenis ikan Labyrinth. Nama labyrin diberikan karena ikan ini mempunyai alat pernafasan tambahan yaitu organ labyrinth yang terletak dibagian atas rongga insang. Labyrin terdiri atas lapisan-lapisan kulit yang berlekuk-lekuk dan mengandung banyak pembuluh darah. Menurut Asyari (2007), organ Labyrinth ikan gabus berupa bilik-bilik insang yang mempunyai kantong-kantong kecil yang terlipatdan dilengkapi dengan pembuluh-pembuluh darah guna menyerap oksigen.

Betina biasanya ditandai dengan bentuk

  • kepala yang membulat,
  • perutnya lembek dan membesar,
  • warna tubuhnya cenderung terang, dan
  • bila ditekan  keluar telur.

Pejantan sendiri ditandai dengan

  • bentuk kepala yang lonjong,
  • warna tubuhnya cenderung gelap,
  • lubang pada kelamin memerah,
  • serta akanmengeluarkan cairan putih agak bening ketika diurut.

 

Cara Budidaya Ikan Gabus: Pola Pertumbuhan

Pola pertumbuhan pada ikan terdiri atas pertumbuhan isometrik, yaitu pertambahan bobot seimbang dengan pertambahan panjang, dan pola pertumbuhan allometrik yaitu pertambahan bobot tidak seimbang dengan pertambahan panjang. Berdasarkan hasil penelitian Kartamihardja (1994), ikan gabus yang diperoleh sebanyak 241 ekor dengan panjang total berkisarantara 15,2 – 62,8 cm dan bobot berkisar antara 45 – 1950 gr.

saat ini ditemukan 29 spesies ikankelompok snakehead fish (ikan gabus). Kelompok ikan gabus yang terdiridari dua genus yaitu Genus Channa sebanyak 26 spesies dan GenusParachanna sebanyak 3 spesies.

Baca Juga:  Menetaskan Telur Ikan Patin Dengan Tepat dan Efektif

 

Cara Budidaya Ikan Gabus: Memilih Kolam

Untuk membudidayakan ikan gabus, kamu bisa memilih untuk menampung mereka pada tiga jenis kolam, yaitu tanah, terpal, dan beton.

Ketiga jenis kolam ini tentu saja memiliki keunggulan yang berbeda, dan harga mereka pun bervariasi dari satu ke yang lainnya.

Berikut adalah beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui tentang kolam ikan gabus:

Kolam Terpal

Kolam terpal merupakan jenis kolam yang pemakaiannya sedang naik daun belakangan ini.

Banyak peternak yang sudah menggunakan kolam terpal sebagai rumah ikan-ikan mereka karena keunggulannya yang bejibun. Berikut adalah beberapa keunggulan kolam terpal untuk ikan gabus:

  • Minim lumpur sehingga mudah dan tidak licin ketika sedang masa panen ikan. Proses akan menjadi lebih cepat.
  • Pilihan yang tepat untuk daerah yang susah mendapatkan air karena daya tampungnya anti bocor.
  • Anti hama. Kebersihan pada kolam terpal sangat tinggi.
  • Tidak berbau. Jarang digerayangi lumut dan bakteri-bakteri jahat yang menyebabkan aroma tidak sedap.
  • Menjaga suhu kolam. Kolam terpal dapat menahan fluktuasi air karena alas sekam pada dasar kolam.

Kolam Tanah

Kolam ini merupakan pilihan paling tradisional. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu dengan menggali tanah sampai dengan kedalaman tertentu dan melakukan penimbunan. Berikut adalah keunggulan kolam tanah untuk ikan gabus:

  • Hemat air. Air yang digunakan biasanya dialirkan langsung dari sungai atau sumber air alami paling dekat.
  • Pakan ikan lebih alami. Air yang dialirkan ke dalam kolam biasanya mengandung plankton-planton sehat untuk ikan gabus.
  • Perairan akan lebih subur karena tanah sudah berisi pupuk dan gembur.

 

Kolam Beton

Berbicara tentang perawatan kolam, kolam beton mungkin merupakan yang paling susah dirawat. Pembuatan kolam ini juga memakan waktu yang lebih lama karena proses pengeringannya yang lebih panjang.

Walaupun begitu, kolam beton juga tidak kalah dari jenis kolam lainnya. Berikut adalah keunggulan kolam beton untuk ikan gabus:

  • Ikan tidak akan berbau lumpur seperti kolam tanah.
  • Mudah sekali dibersihkan.
  • Masa panen akan lebih mudah dibandingkan kedua kolam lainnya.
  • Air di dalam kolam tidak akan mudah berlumpur atau tercemar oleh tanah.
  • Lebih awet dan tahan lama.

Utamanya, volume air kolam ikan gabus harus diperhatikan karena adanya penguapan. Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah pemantauan air kolam:

  1. Pantau kuantitas air kolam. Jika dirasa air mulai berkurang, segera tambahi jumlah air hingga sesuai dengan jumlah normalnya.
  2. Pantau kualitas air kolam, mulai dari warna pH air, hingga aroma air kolam. jika dirasa air kolam mulai tampak keruh, maka ganti air kolam.
  3. Cek pH air kolam. Meskipun ikan gabus tahan asam, namun dulur tetap harus memastikan bahwa pH airnya tidak kurang dari 6 dan tidak lebih dari 7,5.
  4. Pastikan terpal pada kolam tidak ada yang bocor atau sobek. Jika ada yang bocor, segera tambal. Dulur juga harus memperhatikan masa/umur kolam. Umumnya, kolam terpal dapat bertahan hingga 2 tahun. Selebih dari 2 tahun, maka akan terdapat banyak titik bocor hingga sobek.
  5. Suhu air kolam ikan gabus yang optimum adalah 25-30oC.
Baca Juga:  Pengapuran Tambak Ikan, Teknik dan Tujuan Pengapuran Kolam

Cara Budidaya Ikan Gabus: Pemijahan Ikan Gabus

Pemijahan merupakan proses penetasan telur bersama induk sperma yang akan menghasilkan proses pembuahan. Namun, proses ini bisa dilakukan jika menemukan indukan gabus yang cocok dengan bibit unggul.

Proses ini berawal sekitar 20 sampai dengan 30 indukan yang dicampurkan pada kolam yang sama dan biarkanlah selama tiga sampai empat hari.

Selama masa pemijahan, pastikan supaya air tersebut tetap mengalir dan ditambahkan oleh tanaman air untuk menunjang kebutuhan biota dan ekosistem saat budidaya.

Dalam satu kali proses pemijahan, induk betina menghasilkan 11 ribu butir telur.  Telur tersebut akan menetas dalam waktu kurang dari sehari.

Pastikan suhu kolam terpal tersebut diatur dalam posisi 28 derajat celcius dan biarkan anak gabus menetas tanpa makanan.

 

Perawatan larva ikan gabus 

Budidaya gabus selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah perawatan larva ikan gabus dengan tahap sebagai berikut:

  • Perawatan ketika menginjak usia 2 hari         

Seperti yang telah disinggung di paragraf sebelumnya bahwa para larva gabus yang baru menetas memiliki cadangan makanan selama 2 hari, dan setelah itu kamu harus lanjut memberikan makanan seperti artemia sebanyak 3 kali sehari agar larva tersebut bisa tumbuh lebih cepat.

  • Perawatan ketika berumur 5 hari

Ketika larva menginjak usia 5 hari, kamu tetap memberikan makan sebanyak 3 kali sehari dan jika perlu siapkan pula makanan tambahan seperti Daphnia.

  • Penebaran benih 

Untuk proses penebaran benih sebaiknya dilakukan saat usia anakan benih menginjak dua minggu. Penebaran benih ini akan dilakukan apabila larva atau benih diberikan pada pagi hari sebelum makan. Setelah berlangsung selama dua hari, pemberian pangan seperti pellet atau makanan buatan pabrik pun bisa diberikan lebih dahulu.

Baca Juga:  Karantina Ikan, Begini Prosedurnya untuk Eksport, Import, dan Domestik

 

Pakan dan Kebiasaan Makan

Ikan gabus bersifat karnivora, karena makanan utama bersifat hewani,mulai dari ukuran larva sampai ukuran dewasa, makanan utamanya adalahudang, katak, cacing, serangga dan semua jenis ikan. Pada masa larva ikan gabus memakan zooplankton seperti daphnia dan cyclops

Pada ukuran benih / fingerling makanan berupa serangga, udang dan ikan kecil, sedangkan ukuran dewasa memakan udang, serangga, katak,cacing, dan ikan. Perbedaan komposisi makanan antara anak ikan gabus dengan ikan gabus dewasa disebabkan perbedaan bukaan mulut.

Hal ini didukung oleh pernyataan Nikolsky (1963), bahwa perbedaan bukaan mulut, jenis pakan dan ukuran pakan disebabkan oleh proses adaptasi terhadap pencernaan dan perubahan komposisi enzim. Selain itu  organisme yang dimakan disesuaikan dengan perkembangan pencernaan. Perbedaan urutan kesukaan makanan pada ikan yang telah dewasa lebih disebabkan pada perbedaan habitat.

untuk kemudahan dan efektifitas ikan gabus pada masa pembesaran bisa diberi pakan pellet ikan dengan kadar protein yang cukup.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah panduannya:

  1. Berikan pakan ikan berupa pellet khusus ikan.
  2. Pastikan pellet mengandung protein dengan kadar >25%. dulur bisa melihat komposisi dan takarannya pada kemasan pakan pellet.
  3. Pemberian pakan pada ikan gabus harus disesuaikan dengan berat ikan. Untuk mengetahui berat ikan, selalu lakukan sampling berat ikan setiap 2-3 minggu sekali. Dengan begitu, Anda bisa menentukan jumlah pakan yang akan diberikan selanjutnya.
  4. Berikan pakan dengan jumlah 3-5% dari berat biomassa tubuh ikan.
  5. Jumlah pemberian pakan perlu dilakukan sebanyak 3 kali/hari selama masa budidaya.
  6. Anda bisa menambahkan pakan sampingan untuk menghemat paka pellet.
  7. Beberapa jenis pakan tambahan yang baik untuk ikan gabus adalah usus ayam dan ikan rucah. Ini dikarenakan usus ayam dan ikan rucah mengandung protein tinggi yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan ikan gabus.

Penyakit Ikan Gabus

Ikan gabus merupakan jenis ikan yang cukup tahan terhadap serangan hama penyakit. Meski begitu, bukan berarti dulur bisa mengabaikan cara pencegahan dan penanggulangan penyakit pada ikan gabus.

Ada beberapa jenis parasit yang dapat menyerang ikan gabus, seperti:

  • Lamproglena chinensis
  • Lamproglena dan Trichodina sp.

selain itu, beberapa jenis penyakit yang juga sering menyerang ikan gabus, seperti:

  • White spot
  • pseudomonas
  • perut kembung, dan lainnya.

 

Video Cara Budidaya Ikan Gabus

 

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.