Budidaya IkanIkan Hias

Cara Budidaya Ikan Koi, Bisa Untung Milyaran dengan Metode Ini

Tips Ternak Ikan Koi Agar Berhasil dan Sukses

Cara Budidaya Ikan Koi, Bisa Untung Milyaran dengan Metode Ini. Ikan hias koi atau nishikigoi sebagai salah satu ikan hias yang banyak diminati karena keindahan bentuk badan serta warnanya, dan dipercaya membawa keuntungan oleh para pecinta koi di Indonesia.

Potensi yang besar dari komoditas koi di Indonesia sebagai salah satu komoditas ikan hias unggulan yang cukup pesat belakangan ini, terutama pada beberapa daerah seperti Sukabumi, Cianjur, Jakarta Barat, Blitar, dan Makassar. Hal tersebut diduga karena budidaya koi di Jepang yang merupakan negara pembudidaya koi terbesar di dunia, mulai terkendala lahan sehingga peluang budidaya di Indonesia masih cukup besar untuk meraih potensi pasar yang terus meningkat.

Berikut ini adalah beberapa tahapan cara budidaya ikan koi, mulai dari pengenalan jenis hingga penyortiran kualitas koi.

Jenis Jenis Ikan Koi

Budidaya ikan koi mengalami perkembangan yang pesat seiring dengan kemajuan teknologi dan lingkungan, dimana jenis ikan koi mengalami perkembangan dan pertumbuhan menjadi berbagai jenis ikan koi. Jenis-jenis ini didasarkan pada pola warna koi, sisik dan lain-lain, yang sangat bervariasi.

Akhirnya dari banyak sekali jenis-jenis ikan koi tersebut kemudian disusun dalam klasifikasi ikan koi sebagai identifikasi, Pada masing-masing kelas ini ada beberapa sub Kategori yang ragamnya juga cukup banyak. Untuk klasifikasi Ikan Koi yang umum saat ini dibagi dapat dipisahkan atas tipe Koi Gosanke, Shiro, Utsurimono, Asagi, Tancho, Hikarimono, Goromo, Hikarimoyo, Matsuba, dan Kawarimono. Lebih jelasnya dapat disimak pada pembahasan mengenai masing-masing jenis pada klasifikasi koi dibawah ini :

1. Koi Gosanke

Klasifikasi Koi Gosanke merupakan jenis ikan Koi yang paling populer dan banyak ditemukan di kalangan para penggemar Koi. Jenis ikan koi yang termasuk dalam kategori ini adalah Kohaku, Sanke, dan Showa. Ciri khas keluarga Gosanke adalah kombinasi Koi dengan warna Hitam, Merah dan putih, kecuali Kohaku yang tidak memiliki unsur warna hitam. Untuk jelasnya dapat dijelaskan sebagai berikut :

  • Ikan Koi Kohaku
  • Ikan Koi Showa
  • Ikan Koi Sanke

2. Koi Bekko

Klasifikasi Ikan Koi Bekko mempunyai ciri warna kuning dan warna hitam diatasnya, klasifikasi ini dibagi lagi menjadi beberapa jenis koi sebagai berikut :

  • Ikan Koi Ki Bekko
  • Ikan Koi Shiro Bekko
  • Ikan Koi Aka Bekko

3. Koi Utsurimono

Jenis ikan ini memiliki warna dasar kuning dan warna hitam, ada beberapa jenis ikan koi Utsurimono, sebagai berikut :

  • Ikan Koi Ki Utsuri
  • Ikan Koi Shiro Utsuri
  • Ikan Koi Hi Utsuri

4. Koi Asagi

Ikan koi Asagi dapat dbagi menjadi :

  • Koi Asagi
  • Ikan Koi Shusui

5 Koi Tancho

Ikan koi Tancho adalah jenis ikan koi yang paling populer diantara jenis ikan koi lainnya, bahkan kepopuleran jenis ikan ini mengalahkan kohaku. Ikan Koi Tancho memiliki warna putih dengan pola bulat berwarna merah pada bagian kepalanya. Penempatan pola di kepalanya menunjukkan kualitas ikan tersebut

  • Ikan Koi Tancho Goromo
  • Ikan Koi Tancho Kohaku, Tancho Kohaku merukana koi putih dengan bulatan merah di kepala. Semakin
    bulat
  • Ikan Koi Tancho Goshiki
  • Ikan Koi Tancho Shake
  • Ikan Koi Tancho Kujaku

6. Koi Hikarimono

Hikarimono adalah metallic Koi atau koi dengan warna keemasan yang kemilau. Warna Hikarimono adalah warna tunggal misalnya kuning kemilau, orange dan lainlain. Disebut juga dengan Hikarimuji . Hikari berarti mengkilap. Jenis Koi Hikarimono terdari dari :

  • Koi Nezu Ogon,
  • Koi Orenji Ogon,
  • Koi Platinum Ogon
  • Yamabuki Ogon
  • Koi Hi Ogon
  • Koi Mukazhi Ogon

7. Koi Goromo

Ikan Koi Goromo merupakan jenis ikan koi yang mempunyai kombinasi warna yang
unik. Ada beberapa jenis Koi Goromo, yaitu :

  • Koi Ai goromo
  • Koi Budo Goromo
  • Koi Sumi Goromo

 

8. Koi Hikarimoyo

Koi Hikari Moyo adalah istilah yang diterapkan untuk koi metalik dengan lebih dari satu warna, dengan pengecualian dari Showa logam dan Utsuri logam. Koi ini terdiri dari beberapa jenis :

  • Koi Kin Showa
  • Koi Kujaku
  • Koi Yamato Nishiki
  • Koi Doitsu Hariwake
  • Koi Kikusui
Baca Juga:  Budidaya Ikan Nila, Panduan Lengkap Dari Pembenihan Hingga Panen Raya

9. Koi Matsuba

Koi Matsuba ini memiliki pola bayangan abu-abu pada sisik mereka, ada beberapa jenis koi Matsuba ini, yaitu :

  • Shiro Matsuba
  • Koi Aka Matsuba

10. Koi Kawarimono

Seperti diketahui bahwa jenis koi ini tidak termasuk pada klasifikasi koi yang ada. Jenis ini sangat khusus dan khas.

  • Koi Ochiba Shigure
  • Koi Kumonryu
  • Koi Beni Kumonryu
  • Koi Benigoi
  • Koi Karasugoi

11. Koi Daijiro/ Haijiro

Ikan koi Daijiro adalah Koi yang padat hitam dengan sirip garis putih. Koi ini mempunyai garis/titik putih di tepi sirip. Warna hitam dan garis putih disirip tersebut menjadi ciri khas koi ini dan dapat menampilkan pola yang sangat bagus.

  • Koi Aka Haijiro
  • Koi Chagoi
  • Koi Kigoi
  • Koi Midorugoi
  • Koi Soragoi

Cara Budidaya Ikan Koi: Filosofi Warna Ikan Koi

Ikan Koi atau Carasius auratus disebut juga “rajanya ikan air tawar/sungai dan sudah sejak lama dianggap sebagai ikan yang mampu membawa kebahagiaan. Para penggemar ikan koi berharap dengan memelihara ikan koi maka akan menemukan kebahagiaan dalam hidupnya.

Memelihara ikan koi sangat dipengaruhi oleh kesenangan akan makluk hidup, sehingga mereka akan berusaha memelihara ikan tersebut dengan sepenuh hati dan memberikan perhatian yang lebih pada ikan piharaannya. Filosopi ikan koi ini tidak terlepas dari legenda yang menyertai kehidupan ikan koi ini.

Warna koi diinterpretasikan kedalam arti yang berbeda-beda. Makna simbol koi berdasarkan warna antara lain:

  • Koi emas: kekayaan dan kesejahteraan
  • Koi perak atau platinum: sukses dalam usaha
  • Koi hitam: simbol sukses setelah perubahan
  • Koi putih: keunggulan dalam kedudukan sosial, baik dalam karir maupun keluarga
  • Koi merah: sukses dalam urusan cinta dan romansa

Dalam kepercayaan Cina, dimana angka juga membawa feng shui, kombinasi jumlah koi yang dipelihara dalam satu kolam pun menjadi wacana. Dalam kepercayaan tersebut angka ganjil 3 dan 7 adalah lucky number, maka banyak yang menyebut memelihara tujuh koi emas membawa keberuntungan yang besar.

Sering juga 8 koi dengan warna yang berbeda-beda ditemui dalam sebuah lukisan. Angka 8 dan 9 pun merupakah nomer yang membawa keberuntungan. Memiliki satu koi hitam dalam kolam Anda juga dipercayai
membawa banyak untung, karena koi hitam dapat menyerap sial atau peruntungan buruk yang ada.

Cara Budidaya Ikan Koi: Persiapan Kolam

Persiapan kolam untuk budidaya meliputi perbaikan kolam tanah dan kolam beton, yang digunakan untuk adaptasi induk sampai pembesaran. Pengolahan kolam meliputi kolam tanah untuk pendederan dan pembesaran serta kolam beton untuk pemijahan dan inkubasi telur.

pengolahan kolam tanah mulai dari pengeringan dan pengedukan ulang untuk perbaikan dasar kolam dan pematang. Perbaikan kolam tanah dimulai dari pemupukan dengan kotoran ayam untuk menumbuhkan pakan alami yang nantinya berguna untuk pakan benih ikan koi yang ditebar. Pengairan kolam tanah tersebut dengan menggunakan air tanah (pompa). Sedangkan kolam beton digunakan untuk pemijahan dan inkubasi telur.

 

Pemilihan Induk dan Pemijahan

Indukan  Ikan koi sehat harus memiliki beberapa ciri-ciri, yaitu:

  • Umur sudah mencapai lebih dari 2 tahun
  • Jenis ikan yang dipelihara sama atau mendekati, misalkan kohaku dengan kohaku
  • Memiliki bentuk tubuh ideal dan memiliki lekukan yang apabila dilihat dari atas, mirip dengan torpedo
  • Gaya berenang yang cukup tenang dan seimbang (tidak terlalu lambat dan tidak terlalu cepat)
  • Memiliki warna yang cemerlang dan kontras
  • Gerakannya gesit atau tidak banyak diam di dasar kolam
  • Indukan jantan dan betina telah sama-sama matang untuk dikawinkan

Perlu diketahui bahwa indukan betina dan jantan sebaiknya dipelihara di kolam yang berbeda agar ketika telah waktunya dikawinkan, indukan tidak perlu mengalami pemberokan atau puasa untuk dikawinkan lagi. Umumnya, pemeliharaan kolam indukan sama dengan pemeliharaan kolam pembesaran.

Baca Juga:  Ikan Corydoras: Karakteristik, Habitat, dan Cara Merawatnya

Ikan Koi Jantan

  1. Jika anda memencet anus miliki koi jantan akan keluaran cairan putih berupa sperma koi tersebut. Namun tentu saja hal ini dapat terjadi jika koi jantan tersebut sudah memiliki umur yang cukup.
  2. Rabalah pipi ikan koi jantan. Ikan koi jantan mempunyai kecenderungan memiliki pipi yang lebih kasar dibandingkan koi betina. Meskipun tidak semua ikan koi jantan memiliki pipi kasar.
  3. Ukuran tubuh ikan koi jantan cenderung memanjang dan ramping jika dibandingkan dengan ikan koi betina.
  4. Perut ikan koi jantan akan relatif lebih padat dibandingkan ikan koi betina
  5. Sirip koi jantan biasanya berbentuk setiga lancip

Ikan Koi Betina

  1. Jika anda memencet anus yang dimiliki oleh ikan koi betina, yang akan keluar adalah kotoran bukan sperma.
  2. Anda harus meraba pipi dari ikan koi betina. Umumnya ikan koi betina akan memiliki pipi yang lebih halus dibandingkan oleh ikan koi jantan.
  3. Ikan koi betina cenderung memiliki bentuk tubuh yang lebih bulat daripada ikan koi jantan. Jika dilihat secara sekilas ikan koi betina akan mempunyai bentuk yang lebih besar daripada ikan jantan
  4. Bagian perut akan terasa lebih lembek dibandingkan ikan koi jantan.
  5. Bagian sirip koi betina biasanya berbentuk bulat seperti kipas.
  6. Bagian sirip dan dada jika anda raba memiliki kecenderungan lebih halus dibandingkan koi jantan.

Pemijahan Ikan Koi

Untuk meminimalisir kegagalan, kamu sebaiknya menyediakan pejantan lebih dari satu, untuk menghindari salah satu penjantan dalam kondisi yang tidak sehat. Setidaknya, sediakanlah indukan jantan sebanyak 3 hingga 5 ekor. Setelah seluruh persiapan telah selesai, maka waktunya untuk memasukan induk betina ke dalam kolam pemijahan terlebih dahulu kurang lebih sekitar jam 4 sore.

Kemudian setelah menunggu 3 – 5 jam, barulah mulai memasukan induk jantan ke dalam kolam. Prosesi pemijahan itu sendiri biasanya akan berlangsung pada tengah malam. Di dalam prosesi pemijahan di budidaya ternak ikan koi, indukan betina akan mengelilingi kolam sedangkan sang jantan akan mengikuti di belakang dengan sesekali menempelkan badannya pada betina. Berikut adalah cara budidaya ternak ikan koi di dalam tahap pemijahan yang harus kamu ketahui, yaitu:

  • Proses pertama, betina akan mengeluarkan telur yang diikuti dengan pejantan yang mengeluarkan sperma. Biasanya, telur yang telah dibuahi akan menempel pada kakaban atau tanaman air dan perkawinan selesai pada pagi hari
  • Setelah itu, segeralah pisahkan induk dari kolam pemijahan agar telur-telur selamat dari kemungkinan dimangsa oleh induknya sendiri
  • Di dalam proses penetasan larva, butuh ketelitian secara akurat terhadap suhu air. Apabila suhu air terlalu dingin, maka larva akan lama untuk menetas, sedangkan apabila suhu air terlalu panas, larva justru akan lebih cepat membusuk. Maka dari itu, usahakanlah untuk mengatur suhu air secara akurat dan ideal.
  • Telur akan menetas kurang lebih selama 48 jam. Setiap larva yang baru menetas biasanya akan memiliki cadangan makanan untuk bertahan setidaknya 3-5 hari, sehingga jangan langsung memberi makan pada larva tersebut setelah mereka menetas.
  • Setelah persediaan makanan habis dalam waktu 5 hari, berikan larva tersebut makanan hidup seperti kutu air yang telah disaring. Makanan hidup ini akan lebih baik dibandingkan kuning telur yang direbus, karena air akan lebih terjaga kebersihannya.
  • Ketika ikan koi tersebut telah mencapai panjang hingga 1,5 cm, maka kamu bisa mengganti makanannya menjadi cacing sutera. Tetapi, pemberian cacing sutera tersebut tidak diberikan lagi ketika ikan sudah berumur sekitar 3 mingguan.

Penetasan Larva & Perawatan Burayak Ikan Koi

  • Telur telur ikan yang dikeluarkan oleh ikan betina, akan menempel pada ijuk yang telah disediakan di dalam kolam. Usahakan tetap terendam di dalam air, supaya telur bisa hidup da menetas.
  • Jika menggunakan media tanaman, bisa diberikan pemberat agar tanaman lebih dalam dan tidak ada telur yang mati akibat kekurangan air.
  • Setelah 2 hari, telur telur tersebut akan mulai menetas, namun apabila suhu air terlalu dingin dapat menyebabkan telur menetas lebih lama.
  • Setelah telur menetas semua, angkat media penetasan ijuk ata tanaman air yang digunakan untuk tempat hidup telur ikan koi.
  • Larva yang baru menetas tidak perlu langsung diberikan makanan, karena masih memiliki cadangan makanan dari kuning telur ikan. Setelah 4 hari barulah burayak atau larva ikan koi membuatuhkan makanan.
  • Makanan yang cocok untuk burayak ikan koi yang baru berusia 4 hari adalah rebusan kuning telur. Jangan diberikan secara langsung, lumatkan dengan air. Dalam memberikan makan ikan koi, jangan sampai berlebihan. Karena akan mengotori kolam.
  • Selain kuning telur bisa juga memberikan pakan hidup pada anakan ikan koi dengan kutu air yang telah disaring. Tentunya dengan memberi makanan ini tidak akan mengotori air.
  • Bila ikan sudah cukup besar, bertahap berikan kutu air yang tidak disaring, atau bisa juga memberinya dengan artemia. Setelah usia ikan 3 minggu, pindahkan ikan ke kolam pembesaran.
Baca Juga:  Cara Pemijahan Ikan Arwana Super Red Secara Alami

Cara Budidaya Ikan Koi: Pembesaran Ikan Koi

Untuk membesarkan ikan, diperlukan kolam tersendiri yang ukurannya lebih besar, ukuran kolam tergantung jumlah ikan yang akan dimasukan ke dalam kolam pembesaran. Biasanya ukuran kolam 3 x 4 meter dengan kedalaman 40 cm bisa menampung jumlah 250 hingga 300 ekor anak ikan koi.

Setelah ikan dimasukan ke dalam kolam pembesaran, ikan koi sudah bisa diberikan pelet namun yang ukurannya kecil ukuran 250 mikron. Setiap satu ons pelet, bisa mencukupi makanan 1000 ikan koi. Pemberian pakan dilakukan 2 kali dalam sehari. Dan untuk emmbantu pembentukan warna yang cantik, sesekali berikan pakan alami, seperti cacing sutra dan artemia.

Barulah setelah usia ikan menginjak 3 bulanan, mulai berikan pakan kasar sesuai dengan takaran dan berikan makan hingg ikan kenyang

Menjaga Kualitas AIr

Ketika melakukan budidaya ternak ikan koi, jagalah kondisi kolam tetap bersih agar ikan koi yang kamu pelihara tetap sehat. Selain itu, jangan lupa untuk selalu memperhatikan suhu dan tingkat kekeruhan air. Jangan sampai air ikan koi menjadi keruh karena hal tersebut akan membuat ikan koi menjadi tidak sehat.

Walaupun sudah menggunakan filter pada kolam ikan koi, tidak menutup kemungkinan kolam menjadi keruh karena kotoran yang dikeluarkan oleh para ikan-ikan koi tersebut. Maka dari itu, untuk menjaga kualitas air di dalam kondisi yang baik, ada baiknya untuk mengganti air kolam sekitar 10% setidaknya seminggu sekali.

Jangan pernah mengganti air kolam secara keseluruhan karena ikan akan membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Adaptasi terhadap pergantian air kolam terkadang akan membuat ikan justru menjadi stress, sehingga akan lebih baik untuk tidak menguras air kolam seutuhnya. Selain itu, kondisi air juga bisa mempengaruhi warna koi hingga 20%. Perlu diingat bahwa warna ikan koi bisa mempengaruhi kualitas dan harga pasaran dari ikan tersebut.

Proses Sortir

Proses pemisahan ini bertujuan agar kita bisa menentukan tingkat harga ikan, pemisahan ikan biasanya berdasarkan ukuran dan warna ikan. Waktu pemisahan ini lebih baik dilakukan saat ikan sudah berusia 3 bulan, supaya kita tidak salah dalam memilihnya.

Pisahkan ikan setidaknya ke dalam 2 kolam 1 kola untuk ikan yang ukurannya besar dan warnanya bagus dan satunya lagi untuk ikan yang kecil dan warnanya kurang bagus. Dengan pemilihan ini diharapkan akan menambah kemungkinan suksesnya budidaya yang kamu lakukan.

Ikan hias koi merupakan ikan yang agresif, tentunya akan memerlukan ruang yang cukup luas untuk berenang. Dan apabila jumlah ikan terlalu banyak dalam satu kolam bisa menyebabkan ikan kesulitan hidup dan berkembang.

 

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.