Budidaya Ikan

Cara Budidaya Ikan Sidat Lengkap Kualitas Eksport

cara Budidaya Ikan Sidat Secara Detai dari Bibit Hingga panen Raya

Cara Budidaya Ikan Sidat Lengkap Kualitas Eksport . Ikan sidat (Anguilla spp.) merupakan jenis ikan yang bernilai ekonomitinggi dan menjadi salah satu komoditi ekspor di dunia. Di beberapa belahan dunia (Amerika, Eropa dan Asia Timur), ikan sidat populer sebagai makanan bernutrisi tinggi dengan harga yang mahal serta dieksploitasi secara besarbesaran untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Saat ini di Jepang, sidat telah dikategorikan menjadi hewan langka. Kementrian Lingkungan Hidup Jepang mengindikasikan spesies sidat di negara itu telah menurun hingga 90%. Salah satu media Jepang, Yomiuri Shimbun, pada tahun 2011 melaporkan bahwa sidat masuk dalam red list yang harus dilindungi oleh pemerintah Jepang. Keadaan ini bertolak belakang dengan Indonesia, ketersediaan benih sidat masih sangat tinggi terutama jenis A. marmorata dan A.bicolor.

Spesies Anguilla merupakan familia dari Anguillidae, memiliki pola hidupkatadromous yaitu memulai kehidupan dari laut, tumbuh menjadi dewasa diperairan tawar dan kembali ke laut untuk memijah. Klasifikasinya adalah(Deelder, C.L., 1984 ):

  • Filum : Vertebrata
  • Divisio : Pisces
  • Klas : Teleostomi
  • Ordo : Anguilliformes
  • Sub Ordo : Anguilloidae
  • Familyia : Anguillidae
  • Genus : Anguilla
  • Spesies : Anguilla bicolor
  • Subspesies : Anguilla bicolor bicolor

Sidat memiliki sirip dada (pectoral) yang sempurna yang terdapat padabagian belakang tutup insang serta sirip punggung (dorsal), sirip ekor (caudal)dan sirip anal yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Sirip sidatdilengkapi dengan jarijari lunak yang dapat dilihat dengan mata telanjang.Menurut Berg (1949 dalam Deelder, C.L., 1984), ciri ikan sidat adalah tubuh memanjang seperti ular, sirip dorsal, sirip caudal dan sirip anal bergabungmenjadi satu, sirip dada ada dan sirip perut tidak ada, tubuh diliputi sisik halus.

 

Habitat Ikan Sidat

Sidat hidup di dua jenis perairan. Fase larva hingga menjelang dewasa hidup di sungai. Setelah dewasa menuju laut dalam untuk bereproduksi. Selanjutnya, larva hasil pemijahan terbawa arus ke pantai dan menuju perairan tawar melalui sungai. Jumlah glass eel yang memasuki perairan tergantung daerahnya. Glass eel biasanya bergerombol dalam jumlah cukup besar, mencapai 100juta ekor setiap tahunnya. Bobot glass eel saat memasuki perairan tawar0,152 gram (Gambar 2). Panjangnya tubuhnya 5060 mm (Afrianto., dkk.,2005)

Sidat dapat beradaptasi pada suhu 1231C. Nafsu makannyamenurun pada suhu lebih rendah dari 12C. Salinitas (kadar garamperairan) yang bisa ditoleransi antara 035 ppm. Salinitas dan turbiditas(kekeruhan suatu perairan) merupakan parameter yang paling berpengaruhterhadap jumlah elver di suatu daerah. Elver lebih menyukai habitatdengan salinitas rendah dan turbiditas tinggi.

Baca Juga:  Budidaya Ikan Mujair, Panduan Lengkap Hingga Panen

 

Cara Budidaya Ikan Sidat: Reproduksi

Pembenihan dan Pemijahan Ikan Sidat masih sangat tergantung pada alam. Sehingga bibit yang beredar semua berasal dari hasil tangkapan.

Di awal pertumbuhannya (pada tahap larva) jenis kelamin sidat sulit dibedakan. Pada pertumbuhan selanjutnya sebagian gonad akan berkembang menjadi ovarium dan sebagian menjadi testis. Perbedaan antara sidat jantan dan betina terlihat jelas setelah dewasa.

Sidat jantan memiliki mata lebih lebar daripada sidat betina pada usia, panjang, dan berat yang sama. Waktu berpijah sidat di perairan Samudera Hindia berlangsungsepanjang tahun. Saat puncak berpijah Anguilla bicolor bicolor terjadipada bulan Mei dan Desember (Setyawan,et al., 2003). Menurut Mc Kinnon, L.J.,(2006), Anguilla bicolor bicolor hanya memijah sekali di lautkemudian mati. Di perairan Segara Anakan, Anguilla bicolor bicolor dapat ditemukan pada bulan September dan Oktober. Jumlah terbanyak pada bulan September.

 

 

 

Petunjuk Teknis Cara Budidaya Ikan Sidat

1. Pembuatan Kolam Ikan Sidat

Kolam Ikan sidat cukup fleksibel karena bisa terbuat dari beton, kolam tanah, maupun  terpal. Kondisi kolam dapat disesuaikan dengan sumber daya serta dana yang dimiliki. Tapi ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu perihal sirkulasi air dan aerasi harus terus menerus 24 jam.

Tapi, umumnya cara budidaya sidat banyak dilakukan pada jenis kolam beton dan kolam terpal. Sebab, sidat adalah ikan yang sangat peka dengan perubahan lingkungan. Penggunaan kolam beton maupun kolam terpal akan lebih mudah dalam kontrol ekosistem hidup sidat. Kolam Indoor atau dalam ruangan sangat disarankan karena mudah dikontrol dan relatif aman dari predator.

Suhu optimal untuk budidaya sidat antara 28°-32°C. Namun, suhu tersebut akan berbeda tergatung jenis sidat yang dibudidayakan. Untuk penaburan benih glass eel suhu optimal 28°-31°C dan benih elver suhu optimal 29°-32°C. Lalu, suhu untuk pembesaran optimalnya di 28°-32°C.

 

2. Kualitas Air Kolam Sidat

Air sebagai media hidup ikan harus memiliki sifat yang cocok bagi kehidupan ikan, karena kualitas air dapat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan mahluk hidup di air. Kualitas air merupakan faktor penetu keberhasilan budidaya sidat.

  • PH Air, Dalam budidaya ikan pada pH 5 masih dapat ditolerir oleh ikan tapi pertumbuhan ikan sidat akan terhambat. Namun ikan dapat mengalami pertumbuhan yang optimal pada pH 6,59,0. Derajat keasaman yang masih dapat ditolerir oleh ikan air tawar adalah 4,0.
  • Suhu mempengaruhi laju transport pakan dalam pencernaan dan konsumsi pakan akan mempengaruhi laju aktivitas metabolik dan aktivitas enzim. Suhu air merupakan salah satu faktor abiotik yang paling mempengaruhi kelangsungan hidup, pakan, dan laju pertumbuhan semua jenis spesies ikan Suhu air yang optimal akan memberikan informasi yang akurat dalam budidaya ikan sidat karena memiliki pengaruh terhadap laju pertumbuhan dan berimplikasi terhadap biaya pakan dan pembibitan sidat pada fase juvenile.
  • Oksigen Terlarut (Dissolve Oxygen) ikan Sidat mampu bertahan hidup pada perairan dengankonsentrasi oksigen 3 ppm, namun konsentrasi oksigenterlarut yang baik untuk hidup ikan adalah 5 ppm. Untuk itu,konsentrasi oksigen yang baik dalam budidaya perairanadalah antara 57 ppm.
Baca Juga:  Pengapuran Tambak Ikan, Teknik dan Tujuan Pengapuran Kolam

3. Tahap Pendederan Sidat

Pendederan sidat ada 2 tahap, yaitu pendederan I untuk glass eel dan pendederan II untuk elver.

  • Pendederan I dilakukan di kolam fiber glass berbentuk bulat dengan kapasitas 500 liter. Padat tebar 20 ekor/liter, dengan masa pemeliharaan 45-50 hari sampai ukuran 500 ekor/Kg. Penggantian air dengan system resirkulasi 75% setiap hari. Pada tahap ini kolam dilengkapi bak filter, aerasi dan Ultra Violet.
  • Pendederan II dilakukan setelah sidat sudah mulai berpigmen sampai umur 3 bulan atau bobotnya mencapai 50 ekor/Kg. Penggantian air tetap dilakukan dengan system resirkulasi 30% setiap hari.

4. Tahap pembesaran Ikan Sidat

Cara budidaya sidat selanjutnya, masuk ke taha pembesaran. Proses pembesaran sidat dilakukan pada kolam khusus pembesaran hingga ukuran konsumsi atau bisa kurang lebih 2-3 ekor/kg. Kepadatan tebar pada tahap ini yaitu 5 ekor/M². Langkah penggantian air masih tetap dilakukan sebesar 40% tiap tiga hari. Jenis pakan yang baik untuk tahap ini yaitu pakan pelet dengan kandungan protein sekurang-kurangnya 40%.

 

5. Jenis Pakan Glass Eel Anguilla bicolor bicolor

Ikan sidat dalam fase glass eel harus diberikan pakan alami dalam memenuhi kebutuhan nutrisinya. Salah satu pakan alami yang penting dan sering diberikan pada ikan adalah Tubifex sp.karena memiliki nutrisi yang tinggi bagi ikan, relatif murah, mudah untuk didapatkan, dan mudah untuk dicerna oleh benih ikan.

Baca Juga:  Panduan Budidaya Belut Lengkap Mulai Bibit Hingga Panen Raya
tubifex sp atau cacing sutera
tubifex sp atau cacing sutera

Tubifex sp. dikategorikan kedalam kelompok Nematoda. Tubifex sp. memiliki bentuk tubuh yang lunak, panjang, halus, dan lembut sehingga sering disebut cacing sutra

Tubifex sp. sebagai pakan alami untuk ikan, Tubifex.sp memiliki bentuk tubuh yang sesuai dengan bukaan mulut benih ikan. Selain itu, Tubifex sp. salah satu pakan alami yang mampu memenuhi nutrisi untuk pertumbuhan benih ikan lebih cepat dibanding pakan alamilainnya.

Kandungan nutrisi yang terkandung dalam Tubifex.sp. yaitu protein 51,9%, karbohidrat 20,3%, lemak 22,3%, dan bahan abu 5,3%. Tubifex sp.tersusun dari dua jenis asam amino, yaitu asam amino esensial dan asam amino nonesensial. Asam amino esensial antara lain lisin, leusin, methionine, fenilalanin, treonin, triptofan, dan valin. Asam amino nonesensial antara lain, yaitu aspartat, asparagine, asparagine, glutamat, sistin, glisin, glutamin, serin, prolin, arginine, tirosin, dan histidin.

Tubifex sp.memiliki kandungan kalsium, B12, asam nikotinat, pantotenat, dan B2 (Chumaidi, Set al., 1990). Selain kandungannya dapat memenuhi nutrisi benih ikan, Tubifex sp. memiliki tubuh tanpa kerangka sehingga memudahkan benih ikan untuk mengkonsumsinya, namun sebaliknya pada induk Tubifex sp. tidak cocok dikarenakan memiliki kandungan lemak tinggi yang akan menyebabkan saluran telur terhambat.

Saat Sidat Mulai Dewasa Bisa diberikan pakan jenis lain seperti berupa hewan yang hidup seperti halnya udang hidup, kepiting hidup, bahkan cacing tanah. Selain itu, anda juga bisa memberikan pelet dengan protein berukuran 1 ml dan berikanlah beberapa makanan penambah asupan untuk ikan sidat agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik.

6. Cara Budidaya Ikan Sidat: Masa panenCara

Masuk ke cara budidaya sidat yang terakhir, yaitu pada tahap panen. Sidat yang siap panen dan ditujukan untuk konsumsi memiliki bobot 180-200 gram/ekor. Cara panen sidat bisa dilakukan secara bertahap maupun serentak untuk satu kolam.

Apabila bertahap, caranya dengan memancing ikan sidat menggunakan umpan berupa pakan. Lalu, ketika sidat berebut pakan, jadi lebih mudah terjaring. Namun, jika ingin panen serentak, maka kolam sidat harus dikurangi airnya dan sidat digiring ke bak penampungan.

Terakhir, setelah sidat masuk ke penampungan, pisahkan sidat berdasar ukuran lalu letakkan di bak penampung dengan air dangkal yang sudah dilengkapi aerator.

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.