Ikan Hias

5 Cara Memelihara Ikan Nila Agar Cepat Besar dan Panen

Ikan nila merupakan salah satu ikan yang banyak dipilih baik untuk dipelihara maupun dibudidayakan. Proses pemeliharaan dan biaya yang dikeluarkan tidak mahal menjadi beberapa alasan kenapa banyak yang memilih ikan ini. Bagi Anda yang tertarik memelihara ikan nila, di bawah ini kami akan memberikan beberapa tips penting seputar cara-cara yang harus Anda lakukan agar ikan nila cepat tumbuh besar dan siap panen.

Begini Cara Memelihara Ikan Nila Agar Cepat Besar

cara memelihara ikan nila

1. Siapkan Tempat yang Cocok

Cara memelihara ikan nila bisa Anda mulai dengan menyiapkan tempat atau wadah yang cocok untuk tempat tinggalnya. Hal ini tidak sulit dikarenakan ikan nila termasuk jenis ikan yang bisa tinggal di berbagai wadah seperti kolam terpal, kolam galian, keramba, sawah, dan lain-lain.

Bagi Anda yang berniat meletakkan ikan nila di kolam galian, pastikan tanahnya merupakan jenis tanah lempung agar tidak mudah bocor serta mampu menahan massa air yang besar. Selain itu, pastikan kolam ikan mempunyai pintu masuk dan keluar air agar terhindar dari hewan-hewan pengganggu seperti burung, ular, musang, dan hewan lainnya.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Ikan Molly Akan Melahirkan yang Harus Diketahui

2. Perhatikan Kualitas Air

Kualitas air juga merupakan faktor penentu yang bisa membuat ikan nila cepat besar. Pastikan air dalam kolam bersih dan terbebas dari racun atau bahan kimia. Racun bisa berasal dari tanah (jika Anda menggunakan kolam galian) atau bisa juga berasal dari bahan plastik terpal yang sebelumnya belum dinetralisir.

Untuk menghilangkan racun di kolam galian, sebaiknya tanah galian didiamkan selama kurang lebih 2 minggu agar racunnya menguap oleh sinar matahari serta terbawa angin. Pastikan juga suhu air kolam kurang lebih 25 sampai 30 derajat celcius.

3. Perhatikan Kandungan Garam Dalam Air

Dikarenakan ikan nila termasuk ikan air tawar, maka Anda harus memperhatikan betul kadar garam di dalam air. Jangan sampai kandungan garamnya melebihi 35 ppt/ml. Anda juga harus mengecek kenetralan tingkat keasaman air ikan nila dengan pH sekitar 5 sampai dengan 7.

Baca Juga:  Ikan Zebra, Si Cantik yang Cocok Buat Aquascape Tema Natural

Kemudian isi kolam dengan air kurang dengan ketinggian 250 cm kemudian diamkan selama satu minggu. Tujuannya agar sisa-sisa racun dapat dinetralisir. Setelah itu, buang air tersebut lalu ganti dengan air baru dan tentunya harus bersih.

4. Pilih Bibit Berkualitas

Dengan semua persiapan tempat tinggal ikan, Anda juga harus memiliih bibit ikan nila berkualitas. Pastikan Anda membelinya di tempat yang sudah terpercaya dan kualitasnya terjamin. Bibit ikan nila biasanya memiliki ukuran antara 5 sampai 10 cm atau memiliki bobot 25 sampai 30 gram per ekor.

5. Beri Makanan Berkualitas

Poin kelima juga berperan penting untuk menghasilkan ikan nila yang tumbuh besar dan berkualitas. Ikan ini termasuk omnivora sehingga tidak pilih-pilih makanan dan masih banyak yang lainnya. Anda bisa memberinya dedak, pelet, ampas kelapa, maupun sisa makanan. Untuk sisa makanan, pastikan tidak mengandung kadar minyak yang tinggi karena bisa menjadi racun bagi ikan nila.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Cupang, Cara Sederhana Bisa untung Jutaan

Selain itu, tidak kalah penting untuk memberikan vitamin. Cukup berikan satu kali dalam sebulan. Dengan begtu, bukan hanya ikan nila akan tumbuh besar melainkan tumbuh dengan sehat dan tentunya harga jualnya pun semakin menjanjikan.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.