Budidaya Ikan

Gurami Bima, Varietas Gurami yang Unggul Cepat Besar dan Panen

Harga Bibit Ikan Gurami Bima dan Teknik Budidayanya

Gurami Bima, Varietas Gurami yang Unggul Cepat Besar dan Panen. Para periset di Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) Sukamandi, Kabupaten Subang, Jawa Barat, menakamakan gurami hasil pemuliaan dengan sebutan bima. Seperti Bima pada keluarga pandawa lima, gurami bima juga kuat terhadap serangan penyakit antara lain akibat Mycobacterium fortuitum.

Infeksi bakteri gram positif itu tergolong mematikan dan momok bagi para peternak. Gurami yang terserang bakteri famili Mycobacteriaceae itu akan lesu. Sirip gurami rusak seperti mengelupas dan yang paling parah adalah muncul bercak merah disertai benjolan di seluruh permukaan tubuh gurami. Selain itu ada juga bakteri gram negatif yang kerap menyerang gurami, yakni Aeromonas hydrophila.

Selain itu, hasil evaluasi performa pertumbuhan ikan bima unggul pada uji lapang. Itu artinya pertumbuhan dan tingkat produktivitas ikan gurami hibrida unggul lebih tinggi daripada ikan gurami yang berasal dari pembenih lokal dan ikan gurami pembanding. Hasil-hasil pengujian juga menunjukkan bahwa gurami bima lebih unggul terhadap cekaman lingkungan serta ketahanan terhadap penyakit yang lebih baik.

Terdapat beberapa indikator toleransi lingkungan yang menunjukkan keunggulan bima dibandingkan dengan gurami pembanding, yakni suhu air yang mampu terpapar sampai 40°C. Hanya itu kelebihan bima? Gurami bima juga lebih tolerir terhadap air dengan tingkat kandungan garam atau salinitas lebih tinggi yakni 0—10% dan mampu bertahan pada pH air kisaran 5,25—10.

Artinya gurami bima mampu bertahan dalam air dengan kandungan garam yang tinggi dan masam. Indikator kadar oksigen terlarut tidak dapat digunakan menjadi tolok ukur keunggulan suatu populasi gurami, karena gurami memiliki alat pernapasan tambahan berupa labirin. Organ itu membantu gurami sehingga mampu bertahan pada kondisi air dengan kadar oksigen terlarut yang tegrolong rendah.

Baca Juga:  Budidaya Ikan Neon Tetra, Panduan Ternak Ikan Tetra Untung Maksimal

Nama bima itu merupakan akronim dari tetuanya yakni gurami jambi sebagai induk jantan dan gurami majalengka sebagai tetua betina. Tim periset terdiri atas Drs. Sularto, M.Si.; Nunuk Listiyowati, S.Pi., M.Si., Rita Febrianti, S.Si, Noor Bimo Adhiyudanto, S.Si., dan Bambang Iswanto, S.Pi., M.P. Para pemulia memilih kedua tetua dipilih karena kedua populasi memiliki jarak genetik yang paling jauh berdasarkan hasil karakterisasi yang telah diuji, baik secara morfologi maupun genotipe.

Pilihan itu pun membawa bima menjadi amat berpotensi menjadi varietas unggul baru. Nilai heterosis gurami bima pada usia 14 bulan yakni usia layak konsumsi adalah 32,68%. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mensyaratkan ikan hasil persilangan dapat dilepas sebagai varietas unggul adalah 20%. Ikan Osphronemus goramy bima itu juga menunjukkan performa yang lebih unggul dibandingkan dengan gurami galunggung super.

Nilai rasio konversi pakan atau Feed Conversion Ratio (FCR) bima pada tahap pembesaran adalah 1,23. Peternak memerlukan 1,23 kg pakan untuk menghasilkan 1 kg daging. Bandingkan rasio konversi pakan gurami pembanding yang 1,61. Pemanfaatan pakan lebih efisien pada gurami bima. Pada umumnya ikan gurami memiliki laju pertumbuhan yang lambat. Oleh karena itu, pemuliaan persilangan ikan untuk menghasilkan benih ikan yang lebih unggul terus dilakukan. Hibridisasi ikan gurami bima memberikan hasil yang menjanjikan.

Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Sidat Lengkap Kualitas Eksport

Hasil hibridisasi kedua tetua terbilang manjur, karena produktivitas gurami bima lebih unggul yakni 2,56 kg per m2 dibandingkan dengan gurami lokal yang hanya 2,00 kg per m2. Hasil pengujian gurami bima menunjukkan, populasi benih ikan gurami hibrida unggul itu layak untuk dilepas sebagai benih sebar (final stock). Gurami hibrida unggul itu diharapkan dapat berperan dalam peningkatan produktivitas perikanan budidaya ikan gurami nasional serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perikanan.

 

Budidaya Gurami Bima Terus Digencarkan Diberbagai Daerah

Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono saat mengunjungi kampung gurami BIMA – Pokdakan Anak Kociak, mendorong Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota untuk melakukan budidaya ikan Gurami BIMA secara masif sehingga menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Menteri Trenggono ingin Gurami BIMA ini menjadi salah satu unggulan budidaya kearifan lokal.

“Saya kira biar kita bisa lihat, saya tadi minta Bapak Bupati agar ini digerakkan jadi satu budidaya kearifan lokal, dikembangbiakkan, dibuat modellingnya dulu, ditetapkan berapa target budidayanya, jika berhasil masyarakat akan ikut,” ujar Menteri Trenggono dalam keterangannya, Kamis (3/6).

Selain BIMA, Menteri Trenggono juga meminta ikan lokal lainnya yang memiliki nilai jual tinggi seperti ikan Gariang (Tor duorenensis) dapat dikembangbiakkan dan dibuat percontohan bagi masyarakat. Bila dukungan diberikan ke pembudidaya secara maksimal, dia optimistis tingkat kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah akan meningkat.

Baca Juga:  Teknik Pemupukan Kolam & Tambak Ikan Budidaya

“Yang pertama, ini adalah bagian dari pengentasan kemiskinan, dan yang kedua untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Ikan-ikan ini punya nilai yang mahal, saya kira sudah bisa dibudidayakan secara masif, dan bisa dilakukan oleh masyarakat, dan kita akan lakukan pendampingan semuanya. Ini harus jadi pemicu pertumbuhan ekonomi. Jadi kita harus buat sebuah terobosan, saya minta Pemda untuk sisihkan 5 sampai 10 persen anggaran untuk budidaya ikan Gurami Bima ini,” tegas Menteri KP Trenggono.

Gurami yang merupakan hasil persilangan strain gurami jantan Jambi dengan betina Majalengka, merupakan hasil dari program riset peningkatan mutu genetik ‘Pembentukan Varietas Unggul Ikan Gurami Tumbuh Cepat’ yang dimulai sejak tahun 2015.

Pencanangan Kampung Ikan BIMA di Nagari Suliki, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota dan launching BIMA, ditandai dengan peresmian secara langsung oleh Menteri KP, pada 3 Juni 2021. Kampung Ikan Gurami menjadi semakin menarik karena mengangkat kearifan lokal dan mengusung budidaya ramah lingkungan atau green product, yakni produk perikanan yang tidak berbahaya bagi manusia dan lingkungannya, tidak boros sumber daya, hingga tidak menghasilkan sampah berlebihan.

Gurami dapat diberikan pakan dedaunan dengan sedikit input pakan yang bahannya bersumber protein hewani. Sebagai kelompok herbivora, gurami mengandung anti oksidan, omega 3 dan albumin yang baik untuk kesehatan. Dengan mengusung green product, gurami juga dilirik di pasar internasional dengan banyak permintaan dari negara-negara yang mengusung produk eco friendly seperti di pasar Eropa dan Tiongkok.

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.