Ikan Hias

Ikan Koi: Taksonomi, Jenis, Habitat, dan Cara Merawatnya

Taksonomi Ikan Koi

ikan koi

Ikan koi sebenarnya berasal dari bahasa Jepang yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia memiliki arti “ikan karper” meskipun secara fisik ikan koi berbeda dengan ikan karper. Ikan koi termasuk ke dalam kelompok Pisces. Ikan ini termasuk ikan yang mampu hidup di semua negara yang ada di dunia, namun tetap saja ikan tersebut terkenal sensitif terhadap perusahaan yang terjadi pada habitatnya.

Hal ini membuat perawatan ikan koi memerlukan kesabaran dan ketelatenan yang ekstra. Akan tetapi, secara garis besar pemeliharaan ikan koi tidak terlalu sulit. Di bawah ini kami akan lebih mengajak Anda membahas seputar hal-hal yang berkaitan dengan ikan koi.

Habitat Ikan Koi

Ikan koi merupakan ikan yang habitatnya berada di iklim sedang. Anda bisa menemukan ikan ini pada perairan air tawar dengan suhu yang berkisar antara 8 sampai dengan 30 derajat celcius. Dengan kemampuan yang mampu hidup pada rentang suhu yang cukup besar, maka tidak mengherankan jika ikan yang satu ini ada di wilayah pantai sampai dengan wilayah pegunungan.

Baca Juga:  Ciri-Ciri Ikan Molly Akan Melahirkan yang Harus Diketahui

Meskipun terkenal sebagai ikan hias air tawar, namun ikan koi ternyata bisa hidup di perairan air asin. Dengan catatan kadar sanitasinya atau kadar garamnya tidak terlalu tinggi. Ikan koi juga terkenal sebagai ikan yang sangat sensitif terhadap perubahan yang terjadi di lingkungannya.

Jenis-Jenis Ikan Koi Terkenal

Sama halnya dengan ikan guppy, ikan koi juga memiliki banyak jenis. Semua jenis tersebut memiliki ciri khasnya masing-masing yang berimbas pada harganya. Beberapa jenis ikan koi yang terkenal antara lain:

  • Tanco (Rp. 700.000 sampai Rp. 1.000.000)
  • Shiro Utsuru (Rp. 700.000 sampai Rp. 800.000)
  • Ki Utsuri (Rp. 850.000 sampai Rp. 900.000)
  • Kumpay Slayer (Rp. 1.500.000 sampai Rp. 2.000.000)
  • Goromo (Rp. 450.000 sampai Rp. 700.000)
Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Molly lengkap dari Pembibitan Hingga Panen

Itulah berapa jenis ikan koi terbaik dan terkenal. Sebenarnya masih banyak jenis ikan koi yang lain yang belum kami sebutkan.

Makanan Ikan Koi

Lalu bagaimana dengan makanan ikan koi? Untuk anakan koi, pada kondisi habitatnya biasanya mengkonsumsi udang yang berukuran renik sepertiĀ Daphina. Ketika ikan koi sudah berajak dewasa, makananya akan mengalami perubahan. Ikan ini akan mulai mengkonsumsi hewan yang ukurannya sendikit lebih besar seperti jentik nyamuk, serangga air, maupun spesies lumut yang biasanya menempel pada tanaman air yang sekaligus membuatnya berperan layaknya omnivora.

Akan tetapi, jika Anda membeli ikan koi dari penjual ikan maka silakan Anda bertanya kira-kira makanan apa saja yang cocok untuk ikan koi tersebut. Pastikan Anda memberinya makanan yang berkualitas agar ikan Anda tumbuh dan berkembang dengan sehat.

Cara Merawat Ikan Koi di Akuarium

Bagi yang berminat memelihara ikan koi di akuarium, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Siapkan akuarium terbaik yang memiliki ukuran yang pas untuk membuat ikan koi berenang dengan bebas
  • Berbeda dengan ikan hias yang lain, memelihara ikan koi di akuarium tidak perlu menggunakan tanaman air. Mengapa? Karena ikan tersebut akan memakan tanaman air atau setidaknya tanaman itu akan rusak karena daunnya dimakan
  • Pastikan Anda menggunakan filter gantung untuk menjaga kualitas air di akuarium
  • Besihkan filter akuarium secara rutin untuk tetap menjaga kualitasnya
  • Anda juga perlu mengganti airnya secara rutin. Ketentuannya, semakin banyak ikan koi dalam akuarium, semakin sering Anda mengganti airnya
  • Memberi pakan memang penting, namun jangan terlalu banyak. Jika ikan koi terlalu banyak mengkonsumsi makanan, makan semakin banyak kotoran di akuarium dan kondisi air dalam akuarium akan semakin buruk
Baca Juga:  5 Jenis Ikan Louhan yang Cocok Dipelihara dan Banyak Dicari
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.