Ikan Hias

Ikan Mas Koki: Pengertian, Habitat, Jenis, dan Cara Merawatnya

Pengertian Ikan Mas Koki

ikan mas koki

Ikan mas koki memiliki nama lain “Carrasius auratur” yang pertama kali dibudidayakann oleh masyarakat Cina sekitar tahun 960 sampai 1729. Ikan mas koki bentuknya hampir sama seperti ikan mas karena berasal dari satu kerabat. Hanya saja, ikan koki tidak mempunyai sungut pada mulutnya. Seiring dengan berjalannya waktu, popularitas ikan koki semakin meningkat.

Popularitasnya pun kemudian sampai ke Jepang. Di Jepang, perkembangan ikan koki semakin pesat yang kemudian banyak bermunculan jenis-jenis baru yang bentuknya lebih variatif seperti sekarang. Ada juga ikan koki yang berasal dari perkawinan silang yang kemudian melahirkan ikan koki yang unik. Ikan koki yang dihasilkan tersebut memiliki bentuk pendek, bulat, berisip panjang, benjol-benjol, pada beberapa jenis terbaru ekornya menjuntai seperti selendang.

Jenis Ikan Mas Koki yang Populer

Beberapa jenis ikan mas koki yang populer dan banyak dipelihara antara lain:

  • Bubble Eye atau Suihogan Goldfish
  • Ranchu Goldfish
  • Butterfly Tail atau Jikin Goldfish
  • Telescope Eye atau Demekin Goldfish
  • Oranda Goldfish
  • Celestial Eye atau Choten gan Goldfish
  • Ryukin Goldfish
  • dan masih banyak yang lainnya
Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Koi, Bisa Untung Milyaran dengan Metode Ini

Habitat Ikan Mas Koki

Sama halnya dengan ikan koi, ikan mas koki juga memiliki habitatnya sendiri. Untuk habitat ikan koki adalah air yang tergenang dengan aliran air yang lambat, dangkal, dan bersih. Biasanya ikan ini tinggal di daerah danau atau sungai. Ikan koki mampu bertahan hidup pada air yang memiliki pH antara 6 sampai 7 dengan suhu yang mencapai 27 sampai 300º celcius. Sementara itu, untuk kandungan oksigen terlarutnya mencapai ≥ 5 ppm.

Untuk daerah yang memiliki 4 musim, ikan koki akan melakukan aktivitasnya pada musim semi. Yaitu ketika lingkungannya mencapai suhu antara 12 sampai dengan 20º celcius. Ikan ini diketahui juga mampu memijah setiap tahunnya. Untuk air yang dipakai sebagai media hidup ikan ini harus mempunyai perbandingan gas karbon dioksida atau CO2 serta oksigen atau O2 yang seimbang.

Baca Juga:  Inilah 5 Fakta Ikan Buntal yang Jarang Diketahui

Cara Merawat Ikan Koki

Bagi Anda yang ingin merawat ikan mas koki, silakan perhatikan cara-cara di bawah ini.

1. pH

pH yang ideal untuk membuat ikan koki tumbuh dengan baik berkisar antara 7,0 sampai 8,0. Akan tetapi, bahwa ikan ini ternyata mampu mentolerir pH yang lebih rendah maupun lebih tinggi dari kisaran tersebut. Yang terpenting adalah biarkan ikan koki beradaptasi dengan kualitas air yang Anda siapkan.

2. Kesadahan

Untuk kebutuhan kesadahan air diperkirakan mulai rendah sampai dengan sedang. Berdasarkan berbagai laporan, kesadahan air yang ideal untuk ikan koki bekisar antara 17 sampai dengan 22º. Meskipun begitu, hal ini masih belum pasti karena kami belum mendapatkan informasi akurat yang menjelaskannya.

Baca Juga:  9 Jenis Ikan Botia yang Banyak Dicari untuk Dipelihara

3. Komposisi

Ikan koki termasuk ikan yang sensitif terhadap chlorine yang biasa dipakai sebagai disinfektan. Pastikan air yang digunakan bebas chlorine. Anda bisa mengendapkan air tersebut terlebih dahulu. Bisa juga dengan cara menambahkan anti-chlorine.

4. Suhu

Adapun suhu yang ideal bagi ikan mas koki berkisar antara 20 sampai 25º celcius. Fluktuasi suhu di atas 5º hanya akan membahayakan ikan koki. Berbagai varietas koki dikembangkan di tempat yang beragam dengan suhu berkisar 4 samai 35º celcius. Kami menyarankan Anda tidak memeliharanya pada suhu di bawah 10º celcius.

5. Kepadatan

Pastikan ikan koki dipelihara dengan kepadatan yang serendah mungkin. Idealnya 1 cm panjang ikan mas koki untuk setiap 1 liter air. Untuk tempat tinggal ikan koki dengan peralatan pendukung yang baik, idealnya bisa sekitar 0,5 cm panjang ikan koki per 1 liter.

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.