Udang

Panduan Budidaya Udang Vaname Lengkap Hingga Panen Raya

Petunjuk Teknis Budidaya Udang Vanami

Panduan Budidaya Udang Vaname Lengkap Hingga Panen Raya. Budidaya udang vaname (Litopenaeusvannamei) berkembang pesat dengan teknologi intensif oleh karena ketersediaan benih SPF (Spesific Pathogen Free), sehingga dapat ditebar dengan kepadatan yang lebih tinggi, dan memiliki sintasan serta produksiyang tinggi

Di Indonesia kepadatan yang umum dilakukandi berbagai daerah berkisar 80-100 ind./m2udang vaname dan dapat ditingkatkan hingga244 ind./m2, dengan menggunakan probiotikyang mampu menghasilkan produksi 37,5 ton/ha/siklus.

Berikut ini adalah panduan teknis budidaya udang vaname mulai dari pemilihan tambak hingga panen.

 

Pemilihan Lokasi dan Desain Tambak Udang

Lokasi tambak untuk kegiatan budidaya udang harus memenuhi syarat sebagai berikut:

  • Sesuai penggunaan tataruang dan wilayah yang diperuntukkan untuk kegiatan budidaya udang
  • Dekat dengan sumber air dengan kualitas dan kuantitas yang cukup untuk proses produksi.
  • Bebas dari banjir dan bahan pencemar
  • Infrastruktur memadai.

Desain dan tataletak tambakpembesaran udang vaname dengan penerapan biosekuriti dengan persyaratan sebagai berikut:

  1. Biosekuriti pada kawasan/cluster tambak dibatasi oleh barier atau pagar berupa pematang yang kedap, saluran atau petak tambak yang dikelola sebagai biofilter dan pagar biosekuriti untuk mencegah carier
  2. Sumber air payau/laut berasal dari inlet berupa saluran sekunder/tersier.
  3. Petak tandon/biofilter untuk mencampur air tawar dan laut atau sebagai petak penampungan air pasok yang sehat untuk petak pembesaran.
  4. Petak pembesaran udang diupayakan kedap air untuk meminimalisir perembesan dari petak lainnya.
  5. Petak/tandon atau saluran buang digunakan sebagai penampungan limbah sebelum dibuang ke saluran umum.
  6. .Saluran buang/tandon dilengkapi sistem biofilter (ikan dan tanaman air).

Petak Tandon/Biofilter/Resevoar

Petak tandon/biofilter/resevoarberfungsi sebagai petak penampungan air sehat. Petak ini juga berfungsi untuk memperbaiki kualitas air secara dengan cara pengendapan untuk menurunkan bahan organik dan mencegah karier udang liar.

  • Berisi tanaman air berupa makroalga (lumut, ganggang) dengan kepadatan maksimum 40% menutupi (covered) dari luas petak biofilter dan ikan herbivora ikan nila dan bandeng, padat tebar disesuaikan dengan kelimpahan tanaman air (makroalga).
  • Berisi ikan karnivora/herbivora berfungsi mencegah karier penyakit seperti udang liar dan krustacea liar lainnya dan ditebari ikan predator kecil.
  • Dilakukan pemberantasan udang liar dengan crustaesida setiap penambahan air baru.

Petak sterilisasi berfungsi untuk membasmi patogen penyakit sebelum digunakan untuk menambah/mengganti air petak pembesaran udang, luas petakan sekitar 20% dari luas/volume petak pembesaran udang.

Petak Pembesaran Udang

  • Petak pembesaran udang dikelilingi oleh petak tandon/biofilter dan saluran buang dengan pematang yang kedap, luas petak berkisar 0,20,5haper petak.
  • Petak pembesaran kedap air dengan tingkat rembesan air maksimum 10% per minggu.
  • Kedalaman air petak pembesaran minimal 80 cm.
  • Petak pembesaran dilengkapi sistem pasok air (inlet) dan sistem buang (outlet).

Air buang sebelum digunakan untuk resirkulasi atau dibuang ke saluran umum harus diolah dengan biofilter untuk menghindari cemaran bahan organik dan cemaran lingkungan.

 

Persiapan Konstruksi Tambak

Pengedapan Pematang Utama
  • Pengeringan,pengedapan dan peninggian pematang utama yang membatasi kawasan/cluster tambak dengan kawasan tambak lain
  • Ketinggian pematang utama disesuaikan dengan kondisi lahan sehingga terhindar limpasan air pasang atau banjir.
  • Pengedapan pematang antara petak tambak pembesaran dalam kawasan tambak
  • Peninggian pematang antara agar mampu menampung air minimal80 cm.
Pemasangan Pagar Biosekuriti(fencing)
  • Pemasangan pagar biosekuriti dilakukan pada pematang utama yang mengelilingi kawasa ntambak.
  • Pagar biosekuritidapat menggunakan plastik, waring kasa dengan cara pemasangan tegak dan ketinggian minimal 30 cm untuk mencegah masuknyahewan dan krustacea lainnya.
  • Plastik masuk ke dalam pematang sekitar 10 cm
Baca Juga:  Benih Udang Betina Genom Unggul Dikembangkan Perusahaan Singapura
Pengeringan Tambak
  • Keringkan seluruh petak tambak baik petak tandon/biofilter, petak pembesaran udang dan saluran buanguntuk memperbaiki kualitas tanah dasar, untuk mempercepat pengeringan tanah dasar perlu dibuat caren atau parit.
  • Pemberatasan hama baik ikan liar atau udang liardengan menggunakan saponin dan chlorin.
Pelapisan (lining) dengan Plastik Mulsa
  • Pelapisan plastik pada penampang dasar dilakukan untuk mengurangi penyerapan oksigen oleh dasar tambak (Sediment oxygen demand), kekeruhan air karena pengadukan lumpur dasar oleh kincir dan pertumbuhan alga dasar berupa ganggang dan klekap.
  • Sebelum dipasang plastik dasar tambak harus dikeringkan.
  • Apabila nilai pH tanah dasar tambak kurang dari 6 dilakukan pengapuran dengan dosis 12 ton per ha sebelum dipasang plastik.
  • Apabila ada bagian tanah dasar tambak yang masih basah atau berwarna hitam, dilakukan pengapuran200 g/m2.e.Cara pasang plastikdengan menutup seluruh permukaan tanah dasar tambak.

 

Persiapan Air Tambak Udang

Persiapan Air Petak Pengendapan
  • Pengisian air pada petak tandon/biofilter dilakukan pada saat air pasang, pemasukan air memanfaatkan gravitasi pasang surut atau dengan pompa.
  • Tebarikan herbivoradan carnivora untuk mengendalikan makroalgadan udang.
  • Pemberantasan hama udang liar dan krustacea lainnya secara manual.
Persiapan Petak Sterilisasi
  • Isi petak sterilisasi dari sumber air atau petak tandon.
  • Sterilisasi air menggunakan kaporitdosis 30 ppm(kandungan bahan aktif 6065%).
  • Aplikasi bahan sterilisasi dilakukan secara merata.
  • Bahan aktif akan lebih efektif pada nilai pH air kurang dari 7,5.
  • Bahan aktif chlorin akan netral setelah 2 hari, selanjutnya air siap digunakan untuk menambah atau mengganti air pada petak pembesaran udang
Sterilisasi Air Petak Pembesaran Udang Vaname
  • Pengisian air pada petak pembesaran udang dengan ketinggian minimal 80 cm.
  • Sterilisasi air dengan menggunakan kaporit dosis 30 ppm (bahan aktif chlorin 6065%) atau TCCA dengan dosis 15 ppm(bahan aktif chlorin 90%) secara merata dengan cara sebagai berikut:

1) Ukur ketinggian dan volume air tiap petak.

2) Timbang kaporit atau TCCA sesuai dengan kebutuhan.

3) Gunakan masker dan sarung tangan dari karet (untuk keamanan).

4) Cairkan TCCAatau kaporit dalam ember kemudian disebar pada petak tambak.

5) Penebaran ke tambak harus memperhatikan arah angin.

6) Hidupkan kincir untuk mempercepat pengadukan secara meratakurang lebih 2 jam, selanjutnyadibiarkan selama sekitar 12hari untuk menetralisir bahan aktif chlorin

 

Panduan Budidaya Udang Vaname: Penumbuhan Plankton/Flok

  • Penumbuhan bakteri probiotik Bacillussp

untuk 1 Ha tambak sebagai berikut :

1) Reactor/wadah 50 l: 0,5 nutrient (ragi,glukosa/molase) dan sumbernitrogen (0,5 Pakan Datau pupuk Nitrogen) dan tambah kapur secukupnya sekitar 500 g untuk menaikan pH menjadi 7.

2) Tambahkan 50 lt: 0,5 liter/kg starter bacillus.

3) Campuran tersebut diaerasi/pengaduk(aerator/pompa celup) selama 2436 jam dan dilakukan penebaran di tambak

 

  • Penumbuhan plankton

1) Pembuatan fermentasi untuk merangsang pertumbuhan plankton sebagai berikut:

a) Wadah/reactor fermentasi berupa drum (200300 lt).

b) Masukan bahan berupa molasi sekitar 15 kg; katul yang halus 50 kg; pakan D10 kg atau pupuk ZA 100 g; dan ragi roti atau mauripan3 kg.

c) Aduk merata bahan tersebut dan tutup rapat dengan plastik selama 2436 jam, selanjutnya ditebar di tambak.

Penumbuhan plankton sebagai penyeimbang kualitas air (water stability) dilakukan pada awal pemeliharaan. Adapun cara penumbuhan plankton sebagai berikut:

  1. Kegiatan penumbuhan plankton dilakukan paling cepat 5 hari setelah perlakukan sterilisasi air tambak.
  2. Aplikasi kapur carbonat(CaCO3)/kaptan 1520 ppm dengan dosis untuk meningkatkan alkalinitas. Dapat dilakukan 3 hari setelah sterilisasi air.
  3. Penambahan pupuk Nitrogendosis 5 ppm dan Phospatdengan dosis 1 ppm. Pupuk TSP sebelum ditebar dicairkan terlebih dahulu agar mudah larut dalam air tambak
Baca Juga:  Benih Udang Betina Genom Unggul Dikembangkan Perusahaan Singapura

 

Pemilihan dan Penebaran Benih Udang Vaname

Pemilihan Benih Vaname
  • Benih udang bersertifikat atau surat keterangan sehat;
  • Benih vaname tidak terdeteksi virus WSSV, TSV, IMNV; IHHNV. Dilengkapi laporan hasil uji dari laboratorium.
  • Secara visual ukuran seragam (>95%) panjang minimal 0,8 cm (PL 10).
  • Benih dilakukan adaptasi sesuai salinitas air tambak.
  • Benih diangkut dengan teknik transportasi yang baiksesuai persyaratan SNI.

 

Penebaran Benih Udang Vaname
  • Dilakukan adaptasi suhu dengan cara mengapungkan kantong dalam air atau menambah air sedikit demi sedikit dalam kantong tempat benur. Sambil adaptasi suhu dilakukan penghitungan jumlah benih dalam kantung sebagai sampel.
  • Penambahan pakan artemia sebelum ditebar.
  • Penebaran benih udang dengan kepadatan 50100 ekor/m2dengan rataan 70 ekor/m2tergantung ketersediaan sarana dan prasarana. Waktu penebaran dilakukan pada pagi atau sore hari

 

Panduan Budidaya Udang Vaname: Pengelolaan Air

Pengelolaan air diarahkan pada semi flok dengan keseimbangan dominasi plankton dan total bakteri.

Penumbuhan Plankton

Cara pengelolaan kestabilan plankton selama pemeliharaan adalah sebagai berikut:

  • Lakukan pengukuran kecerahan harian sekitar jam 9.00 pagi. Nilaikecerahan yang optimum adalah 3040 cm
  • Lakukan pengukuran pH harian pada pagi dan sore hari antara 7,58,0, kisaran fluktuasi pH 0,20,5.
  • Pemupukan susulan secara rutin dengan pupuk nitrogen setiap 47 hari dengan dosis 2 ppm hingga air berwarna hijau kecoklatan.
  • Pemupukan posfat dihentikan pada saat pakan sudah mencapai sekitar 1.500 kg/ha (tambak lining). Kandungan posfat (PO4) lebih dari 0,25 ppm.
  • Pemberian pupuk dihentikan setelah air berwarna hijau kecoklatan dengan kecerahan 40
Penumbuhan Bakteri Probiotik
  • Probiotik yang digunakan harus terdaftar.
  • Perlakukan untuk penumbuhan probiotik mulai dilakukan 7 hari, setelah sterilisasi, selanjutnya secara rutin dilakukan tiap seminggu 12 kali sesuai dengan petunjuk pada label kemasan.
Pembiakan Bakteri Probiotik (pilih sendiri)

Adapun teknik pembiakan dan aplikasi probiotik adalah sebagai berikut:

  1. Persiapan wadah biakanberupa drum plastik200 liter dilengkapi peralatan aerasi dengan DO4.
  2. Pengisian drum dengan air tambak (dengan salinitas sama) sampai penuh.
  3. Sterilisasi air dalam drum dengan aplikasi TCCA 15 ppm atau kaporit 30 ppm.
  4. Air diaerasi yang kuat selama minimal 24 jam. Bila belum netral dilakukan penambahan tiosulfatdengan dosis10 ppm.
  5. Penambahan molase sebanyak 24 literper drum (200 liter).
  6. Penambahan pupuk nitrogen (ZA) sebanyak 200 g/drum.
  7. Penambahan kapur kaptan (CaCO3) untuk menaikanpH mencapai
  8. Memasukan bibit probiotik sebanyak 50100 g dalam media kultur.
  9. Kultur dilakukan selama 12 x 24 jam.
  10. Penebaran bakteri probiotik ke tambak tiap 24 hari sekali. Flock akan terbentuk setelah 11,5 bulan yang ditandai terjadinya busa (foam) yang berwarna putih.
Panduan Budidaya Udang Vaname: Aktivasi Bakteri

Cara lain aplikasi bakteri dengan menebar secara langsung bakteri ke tambak. Sebelum ditebar dilakukan aktivasi bakteri sebagai berikut:

  1. Persiapan wadah aktivasi berupa ember kapasitas 20 liter.
  2. Masukan air tambak dalam ember.
  3. Tambahkan sumber karbon (molase) sekitar 250 cc dan diaduk merata.
  4. Ukur nilai pH air, bila kurang dari 6 tambahkan kapur sekitar 50100 g agar nilai pH 7.
  5. Tambahkan sumber Nitrogen berupa pupuk Urea/ZA dosis 100 gdan aduk merata.
  6. Masukan probiotik sekitar 100 g atau 100 ml dan aduk secara merata. Biarkan spora bakter berkembang selama 0,51 jam dan kemudian ditebar pada tambak.

 

Panduan Budidaya Udang Vaname: Pengamatan Kualitas Air

Pengukuran kualitas air secara harian

dilakukan terhadap parameter (Tabel paramater, alat dan kisaran)

  • suhuantara 2832C.
  • pHantara 7,58,dengan kisaran harian 0,20,5.
  • oksigen terlarut minimal 4ppm.
  • kecerahan minimal 30 cm.
  • warna air hijau kecoklatan.
Baca Juga:  Benih Udang Betina Genom Unggul Dikembangkan Perusahaan Singapura
Pengukuran kualitas air secara mingguan

Tabel parameter alat kisaran:

  • Alkalinitas90200ppm.
  • Total bahan organikmaksimum 250 ppm.
  • Kelimpahan dan jenis planktondominasi chloropiceaedan diatomminimal 80%.
  • Total bakterimaksimum 105dengan total vibriomaksimum 5%
Pengamatan kondisi lumpur dasar tambak dibagian central drain

Lakukan penyiponan bila sudah terjadi penumpukan lumpur dasar tambak mulai umur pemeliharaan 45 hari, penyiponan berikutnya dilakukan tiap 1015 hari tergantung ketebalan lumpur.

Pengelolaan oksigen
  • Penggunaan kincir/aerasidengan penempatan diatur sesuai dengan bentuk petak tambak sehingga aliran/gerakan air merata dengan kecepatan minimal 0,8 m/menit agar oksigen terlarut merata padaseluruh kolom air pada tambak.
  • Pada kondisi darurat terutama malam hari oksigen< 3 ppm,dapat diaplikasikan peroksidadengan dosis 12 ppmsetiap jam hingga kelarutan oksigen normal (4 ppm).
Panduan Budidaya Udang Vaname: Pengelolaan nilai pH
  • Bila pH kurang dari 7,5 dilakukan penambahan kapur dengan dosis 25 ppm hingga nilai pH mencapai ≥ 7,5.
  • Bila pH air lebih dari 8 lakukan penambahan molase (sumber karbon) dengan dosis 12 ppm hingga pH turun mencapai ≤ 8.

 

Panduan Budidaya Udang Vaname: Pengendalian bioflok

Untukmempertahankanpertumbuhan bakteri probiotik (bioflok) dilakukan dengan aplikasi bakteri secara rutin 2 kali seminggu. Adapun caranya adalah:

  • Penyiapan pembiakan bakteri atau aktivasi bakteri.
  • Penambahan sumber karbon pada air tambak dengan dosis 25% dari total pakan yang telah digunakan dalam tambak. Sebagai contoh pakan harian 50 kgselama 4 hari telah menggunakan pakan 4x 50 kg sebesar 200 kgmaka penambahan molase adalah 2% x 200 kg = 4 kg.
  • Setelah penambahan molase dan teraduk merata dengan kincir dilakukan penebaran bakteri yang telah dibiakan atau diaktivasi.
  • Penambahan molase di kurangi bila pH kurang dari 7,5 dan di tambah bila pH air lebih dari 8.
  • Indikator keberhasilan bioflok secara visual:

1. Warna air hijau kecoklatan.

2. Partikel flok dalam air dalam bentuk suspensi/masir.

3. Ketebalan flok maksimum 20 cm (mengunakan tabung Imhoff)

 

Pengelolaan Pakan Udang Vaname

  • Pakan buatan (pellet) Panduan Budidaya Udang Vaname mulai diberikan dari penebaran benih dengan dosis disesuaikan dengan laju konsumsi pakan.
  • Untuk kontrol laju konsumsi pakan Panduan Budidaya Udang Vaname dilakukan dengan pemberian pakan pada anco dengan dosis dan waktu cek dianco sesuai dangan ukuran udang.
  • Kontrol pertumbuhan dilakukan dengan pengambilan sampel udang atau sampling yang dilakukan setiap 710 hari sekali.
  • Sampling dilakukan pada waktu fajar atau sore hari untuk menghindari cuaca panas.
  • Udang yang tertangkap tidak dikembalikan ke tambak.

 

Panduan Budidaya Udang Vaname: Panen

  1. Untuk menghindari moulting/ganti kulit menjelang panen:
  • Lakukan peningkatan pH air hingga 9 dengan aplikasi kapur.
  • Jangan lakukan pergantian air 2 hari sebelum panen.
  • Lakukan pembuangan air secara cepat (terutama pada pagi hari).

2. Panen dilakukan setelah mencapai ukuran pasar (marketable size).

3. Sebelum dipanen dilakukan penyiponan tambak plastikagar bersih danlumpur tidak menyebar ke seluruh petakan tambak.

4. Panendilakukan secara hatihati denganmenggunakan jaring kearah pembuangan agar dapat mengurangi kerusakan plastikmulsa.

5. Semua peralatan panen sudah disiapkan.

6. Udang yang tertangkapsegera dipindahkan dalam wadahpenampungan yang bersih dan air dingin.

 

Sumber: Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara

Penulis: Supito, S.Pi.M.Si

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.