Aquascape

Pencahayaan Aquascape, Menghitung Kebutuhan Lampu Aquascape

Jenis-jenis lampu untuk aquascape

Pencahayaan Aquascape, Menghitung Kebutuhan Lampu Aquascape. Pencahayaan adalah bagian penting dari Aquascape. Tidak hanya membuat seluruh tangki terlihat bagus, tetapi juga sangat penting bagi ikan dan tanaman Anda. Pencahayaan yang tepat dapat memunculkan warna terbaik dari penghuni akuarium Anda.

Jika kita baru didunia aquascape mungkin terlihat sangat rumit, tetapi percayalah dengan informasi yang tepat itu akan menjadi lebih mudah daripada yang dipikirkan.


Salah satu tujuan utama pencahayaan akuarium adalah estetika keseluruhan. Pencahayaan yang tepat akan membuat akuarium Anda terlihat memukau. Ada beberapa lampu yang dibuat untuk meningkatkan warna ikan akuarium.

Jika Anda memiliki tanaman di aquarium, maka pencahayaan yang tepat sangatlah penting. Pertama-tama, lampu akan meningkatkan keindahan tanaman dengan “menempatkan mereka dalam sorotan”. Lebih penting lagi, tanaman menggunakan cahaya sebagai energi dan tanaman akuarium tidak akan bisa tumbuh jika mereka tidak cukup mendapatkannya. Tanaman sepenuhnya bergantung pada cahaya untuk tetap sehat – meskipun berbagai jenis tanaman membutuhkan jumlah cahaya yang berbeda.

Terakhir, dan yang sangat penting, ikan membutuhkan siklus pencahayaan untuk berkembang. Lampu yang menyala dan padam memberi tahu mereka kapan harus beristirahat dan kapan harus aktif.

 

Jenis sumber pencahayaan Aquascape

Ada berbagai macam sumber pencahayaan yang tersedia, semuanya cocok untuk kebutuhan yang berbeda. Kami akan membahas beberapa jenis yang paling populer Serta kelebihan dan kekurangannya.

1. Lampu neon Sebagai Pencahayaan Aquascape

Ini adalah lampu tradisional yang paling umum. Lampu neon dapat ditemukan dalam segala bentuk dan ukuran, dari watt terendah hingga paling kuat.

Kelebihan:

  • Lebih murah dari jenis lampu lainnya.
  • Tersedia di mana-mana.
  • Bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman.
  • Sangat beragam format tersedia untuk berbagai tangki.

 

Kelemahan:

  • Menghasilkan panas.
  • Tidak tahan lama.

 

2. Logam Halida (Metal halide)

Jenis pencahayaan ini relatif baru di dunia akuarium dan sangat kuat. Metal halide light memiliki suhu warna 5500 hingga 6000K yang menduplikasi sinar matahari alami dan membuatnya ideal untuk akuarium air tawar. Ini juga cocok untuk tangki terumbu karena membutuhkan banyak cahaya.

Kelebihan:

  • Penetrasi dalam dan menawarkan kilau alami.
  • Tidak memakan banyak ruang.
  • Mengonsumsi lebih sedikit energi.
  • Awet.
Baca Juga:  PH Air Aquascape, Konsep Dasar dan Panduan PH yang Tepat

Kelemahan:

  • Lebih mahal.
  • Menghasilkan panas yang hebat.

 

3. LED

Lampu LED banyak digunakan pencahayaan akuarium. Lampu ini tersedia dalam banyak warna dan juga hemat energi. Tidak seperti yang lain, lampu ini tidak menghasilkan panas tinggi.

LED menciptakan cahaya yang bagus dan tembus pandang yang dapat membantu akuarium yang tanpa tanaman maupun dengan tanaman. Mereka memberi warna yang bagus untuk seluruh akuarium.

Kelebihan:

  • Membutuhkan lebih sedikit energi.
  • Awet.
  • Menghasilkan panas yang sangat rendah.
  • Hadir dalam banyak warna.
  • Menawarkan kilau alami.

Kelemahan:

Beberapa model bisa sedikit mahal, meskipun ada juga LED yang murah untuk akuarium berteknologi rendah.

 

4. Halogen

Lampu-lampu ini adalah versi modifikasi dari lampu tradisional. Lampu halogen juga berfungsi mentransfer arus listrik melalui kawat tungsten. Tapi lampu ini sangat kuat, cocok untuk tangki karang besar. Lampu halogen dapat berfungsi sangat lama dengan penggunaan yang tepat.

Kelebihan:

  • Sangat kuat.
  • Awet.
  • Dapat ditemukan di mana saja.
  • harga tidak mahal.

Kelemahan:

  • Menghasilkan panas dalam jumlah tinggi.

Menurut penelitian saya untuk akuarium yang terdapat tanaman, tidak ada alternatif yang lebih baik daripada LED. Sangat aman digunakan karena tidak menghasilkan panas sebanyak itu. Selain itu, LED datang dalam berbagai macam warna sehingga Anda dapat memilih yang Anda sukai menggunakan remote. Selain itu, lampu led juga hemat energi.

 

Durasi penyinaran dan kadar sinar

Durasi pencahayaan perlu diatur untuk menyesuaikan kebutuhan tanaman dan besarnya kadar sinar. Agar penampilannya optimal, durasi penyinaran maksimum 12 jam per hari dan minimum 5 jam per hari yang dibagi ke dalam dua waktu penyinaran. 6 jam pertama lampu dinyalakan, 3 jam berikutnya lampu dimatikan, dan 6 jam berikutnya lampu dinyalakan kembali.

Gunakan rumus pencahayaan berdasarkan ukuran akuarium dan jenis tanaman, baik dengan rumus untuk tanaman berkadar cahaya rendah, medium, maupun tinggi. Misalnya, jika akuarium berukuran 60 x 30 x 40 cm, besar cahaya yang dibutuhkan adalah:

 

(60 x 30 x 40)  = 14,4 watt
5.000

Kadar cahaya sebesar 14,4 watt dapat dipenuhi dengan menggunakan 1 buah lampu neon berdaya 20 watt.

Baca Juga:  Tanaman Foreground, Midground and Background dalam Aquascape

Rumus tersebut adalah untuk perhitungan dengan model lampu T5, jika menggunakan led maka efisiensinya lebih tinggi sehingga daya wattnya bisa sedikit lebih kecil.

 

Istilah dalam Pencahayaan Aquascape

  • Watt = Untuk istilah ini rasanya sudah cukup familiar. Watt pada bola lampu hanyalah sebuah gambaran berapa banyak energi (daya listrik) yang dibutuhkan untuk menyalakan lampu. Semakin tinggi watt, semakin terang cahaya lampu yang keluar. Kebanyakan jenis sistem pencahayaan akuarium memiliki lampu dalam berbagai watt yang berbeda untuk aquarium dengan ukuran yang berbeda.

 

  • Lumen = Istilah ini berhubungan dengan intensitas cahaya lampu yang dihasilkan. Lumen adalah unit internasional fluks cahaya yang digunakan untuk mengukur jumlah cahaya tampak (gelombang cahaya tampak yang diterima mata) yang dipancarkan oleh lampu – semakin tinggi lumens dari setiap bola lampu diberikan, semakin tinggi intensitas cahayanya.

Pengukuran Lumen lebih relevan saat ini dibanding watt, karena watt sebenarnya adalah pengukuran energi yang dibutuhkan untuk menyalakan lampu, bukan cahaya keluar yang tampak. Seperti dalam posting sebelumnya bahwa tingkat efisiensi jenis jenis lampu berbeda. Sebagai contoh untuk mendapatkan intensitas cahaya lampu sebesar 1600 lumen, dibutuhkan 100 watt (untuk jenis lampu pijar/ incandescent) namun cukup 28 watt (untuk jenis lampu neon/ fluorescent) dan hanya butuh 18 watt (bilamana kita menggunakan lampu LED).

 

  • Kelvin = Istilah Kelvin digunakan untuk menentukan suhu warna lampu. Suhu warna lampu diukur menggunakan radiator benda hitam. Ketika body radiator dipanaskan , akan berubah warnanya dan warna yang tertangkap mata ini, kemudian dihubungkan dengan suhu yang sebenarnya. Semakin tinggi nilai Kelvin semakin biru warna (bluish) yang dipendarkan.

temperatur warna dalam kelvin

Dalam hal pencahayaan akuarium, lampu dengan nilai lebih tinggi dari 7000 Kelvin ( 7000 K) memiliki suhu warna yang menghasilkan cahaya biru, Langit memiliki nilai color temperature 10.000 K sehingga tampak biru. Lampu dengan suhu warna di bawah 3000 K diistilahkan dengan warm light, menghasilkan warna kuning-merah.Rating Kelvin dari lampu sangat penting untuk pertimbangan aquarium yang ditanami.

 

Warna Lampu Aquascape

Terakhir, lampu akuarium hadir dengan berbagai warna dan apa yang Anda butuhkan bisa berbeda. Anda mungkin bisa bekerja dengan lampu putih sederhana atau Anda mungkin membutuhkan jenis lain. Ini bisa tergantung pada ikan atau tanaman di dalamnya jadi ketahuilah cahaya apa yang Anda butuhkan dari perlengkapan Anda. Berikut beberapa informasi tentang setiap warna.

  • putih
Baca Juga:  CO2 Aquascape, Kenapa Tanaman Aquascape Perlu Injeksi CO2?

Ini adalah jenis warna yang paling populer dan digunakan untuk perlengkapan apa pun. Putih itu hangat dan benar-benar membuat beberapa warna menonjol. Jika Anda memiliki warna merah, oranye, hijau, emas, dan kuning, putih itu mengagumkan.

Putih 6000 Kelvin Р10.000 kelvin  bagus untuk ikan seperti guppy, goldfish, tetra, bettas, dan banyak lagi. Memiliki led dengan dimmer yang dapat diredupkan juga dapat membuat perbedaan temperatur.

  • Biru

Biru bagus untuk meredupkan cahaya dan membuatnya lebih lembut dan hangat sambil tetap mempercantik warna. Anda sering dapat mengubah warna biru ke atas atau ke bawah dan di sinilah Anda akan menemukan suasana matahari terbenam atau siang hari. Warna biru dimaksudkan untuk menjadi lebih hangat tetapi tetap menawarkan banyak cahaya. Mereka meningkatkan tanpa mengalahkan isinya.

Ada biru pucat dan biru tua. Warna biru tua benar-benar membuat segala sesuatunya muncul dan meningkatkan warna biru dan merah dengan kilau alami. Warna ini umum untuk tetra dan cichlids.

  • Magenta

Magenta adalah warna merah atau ungu yang populer. Ini benar-benar indah dengan warna pink, merah, biru, dan hijau dan membuatnya terlihat sangat cemerlang di air. Warnanya lembut jadi tidak kasar. Ini memunculkan warna merah untuk membuatnya menakjubkan. Jika Anda memiliki warna biru, putih, dan merah, Anda dapat membuat magenta dengan pengaturan Anda.

  • hijau

Hijau bisa sangat bagus untuk karang di akuarium. Tidak hanya membuat warnanya lebih cemerlang tetapi ini dapat membantu merangsang pertumbuhan dan kesehatan warna untuk karang Anda. Ini mempromosikan fotosintesis dengan menyediakan protein yang benar-benar mencerahkan efek warna alami terumbu.

Jika Anda memiliki akuarium terumbu karang, Anda pasti ingin ada tanaman hijau yang terlibat. Efeknya luar biasa.

Incoming search terms:

Apa kegunaan lain lampu pada aquarium selain sebagai penerangan agar terlihat indah dan penstabil suhu air?,perhitungan cahaya aquascape,rumus lampu aquascape,rumus lux aquascape
Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.