Budidaya Ikan

Pengapuran Tambak Ikan, Teknik dan Tujuan Pengapuran Kolam

Manfaat Pengapuran Tambak Ikan dan Panduan pengapuran

Pengapuran Tambak Ikan, Teknik dan Tujuan Pengapuran Kolam. Kolam/tambak baru atau kolam/tambak lama yang kurang perawatan, pada umumnya mempunyai pH rendah. Khusus untuk tambak yang baru dibuka umumnya mengandung senyawa Pyrite (Fe2S) suatu senyawa yang bukan hanya menimbulkan racun bagi ikan, namun juga dapat mempengaruhi pH menjadi rendah bisa mencapai 4 – 4,5.

Cara untuk menaikkan pH agar menjadi tinggi sesuai yang dikehendaki adalah dengan pengeringan, pengolahan tanah dasar tambak, dan dilanjutkan dengan pengapuran yang merata. Khusus untuk tanah dasar yang mengandung Pyrite, maka harus dilakukan reklamasi terlebih dahulu selama kurang lebih 4 bulan sebelum diberi kapur dengan jumlah 2 – 2,5 ton/ha.

 

Tujuan dan Manfaat Pengapuran Tambak Ikan (Kolam)

Adapun tujuan atau manfaat dari pengapuran adalah :

  • Meningkatkan pH air dan tanah dasar perairan hingga sesuai dengan persyaratan yang dikehendaki ikan yang dibudidayakan, misalnya pH harus menjadi 7 – 8.
  • Meningkatkan alkalinitas air sehingga produktivitas kolam/tambak menjadi tinggi
  • eningkatkan penyediaan mineral di dalam dasar kolam/tambak sehingga pertumbuhan pakan alami (fitoplankton) menjadi lebih baik. Dengan mengubah atau meningkatkan pH menjadi netral atau sedikit basa (alkalis), maka kompleks humus tanah dasar perairan menjadi lebih lancar melepaskan mineral-mineral yang dikandungnya.
  • Memberantas hama dan penyakit ikan, yaitu sebagai desinfektan.
  • Mengikat butir-butir lumpur halus yang melayang dalam air sehingga air menjadi jernih.
  • Mempercepat proses penguraian bahan organik.
  • Mengikat kelebihan Karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan baik dari hasil penguraian bahan organik maupun dari respirasi oleh makhluk hidup.
Baca Juga:  Ikan Zebra, Si Cantik yang Cocok Buat Aquascape Tema Natural

Jenis kapur untuk Tambak dan Kolam Ikan

Jenis-jenis kapur yang digunakan dalam budidaya ikan ada beberapa macam yakni Kapur pertanian (CaCO3), kapur bangunan (Ca(OH)2), kapur bakar/tohor (CaO), Kapur Silikat (CaSiO3) Kapur Dolomit (CaCO3, MgCO3), dan Kapur Nitro (Ca(NO3) 2H2O). Dua jenis kapur yang terakhir juga merupakan pupuk yang dapat menyuburkan perairan, sehingga dapat merangsang pertumbuhan fitoplankton.

Jumlah kapur yang diberikan pada setiap kolam/tambak akan berbeda-beda tergantung dari tingkat pH dan jenis tanah dasar perairan. Kolam/tambak atau perairan yang mempunyai pH sangat rendah, untuk meningkatkan pH menjadi netral atau alkalis, akan diperlukan kapur yang lebih banyak.

Disamping itu, jenis tanah dasar kolam/tambak juga termasuk faktor yang mempengaruhi dalam penentuan jumlah kapur yang akan diberikan.

Baca Juga:  Cara Pemijahan Ikan Arwana Super Red Secara Alami

Kapasitas penetralan berbagai jenis kapur tersebut juga berbeda beda. Sebagai contoh, perbandingan kapasitas penetralan dari satu kilogram kapur pertanian (CaCO3) dengan berbagai macam kapur adalah sebagai berikut :

  • 0,7 kg kapur celup (Ca (OH)2)
  • 0,55 kg kaput tohor atau bakar (CaO)
  • 2,25 kg kapur basa (CaCO3 + P2O5)
    Semakin besar partikel (butir-butir) kapur, semakin berkurang efisiensinya. Oleh karena itu, bila dipandang perlu, kapur dihancurkan terlebih dahulu sebelum digunakan.

Waktu pengapuran tambak ikan dilakukan apabila keadaan kolam/tambak adalah sebagai berikut :

  • Tanah dan air kolam/tambak pH-nya sangat rendah (asam )
  • Alkalinitas sangat rendah
  • Dasar kolam/tambak terlalu banyak lumpur
  • Kandungan bahan bahan organik sangat tinggi dan adanya bahaya kekurangan oksigen
  • Adanya benih benih penyakit, parasit ikan, dan hama ikan
  • Khusus untuk pemanenan udang, ketika udang akan dipanen biasanya lebih kurang 7 hari sebelum panen untuk mencegah ganti kulit (moulting) kolam/tambak dikapur menggunakan kapur jenis Zeolit Kapkan. Namun harus dengan dosis tepat agar tidak membahayakan bagi udang.
Baca Juga:  Cara Budidaya Ikan Guppy, Metode Mudah Keuntungan Melimpah
Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.