Aquascape

Pupuk Aquascape, Kandungan Pupuk dan Cara Menggunakanya

Harga Pupuk cair, Pupuk tancap, dan Pupuk Dasar Aquascape

Pupuk Aquascape, Kandungan Pupuk dan Cara Menggunakanya. Menambahkan pupuk tanaman akuarium dalam tangki yang ditanam dapat menjadi hal yang membingungkan untuk dilakukan bagi banyak pemula. Ada banyak produk untuk dipilih tetapi hanya sejumlah informasi terbatas tentang jenis pupuk yang benar-benar Anda butuhkan.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika memutuskan jenis Pupuk Aquascape yang dibutuhkan. Sebab untuk membuat tanaman tumbuh sehat, perhatian utama haruslah pencahayaan dan tingkat nutrisi di dalam tangki.

Hal pertama yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menambahkan sejumlah Pupuk Aquascape adalah jumlah pencahayaan yang diterima tanaman Anda. Sistem tangki yang berbeda akan membutuhkan tingkat suplementasi pupuk yang berbeda pula.

Hal terpenting berikutnya yang dibutuhkan tanaman adalah CO2 atau karbon dioksida. Tingkat CO2 yang dibutuhkan oleh tanaman air Anda tergantung pada intensitas dan jumlah pencahayaan yang Anda berikan. Pada dasarnya, tangki dengan pencahayaan rendah hingga sedang dapat lolos dengan sedikit atau tanpa injeksi CO2.

Saat menggunakan pencahayaan tinggi kita akan membutuhkan injeksi CO2 untuk menjaga keseimbangan CO2 dengan udara.

 

Pupuk Makro (NPK)

  • Nitrogen (N)

Nitrogen biasanya dipasok melalui amonia, nitrat dan nitrit. Semua senyawa ini ditemukan di semua tangki dengan ikan di dalamnya. Nitrogen adalah salah satu nutrisi pertama yang dibutuhkan untuk aquascape. Ini dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk cair seperti Seachem Nitrogen atau bentuk bubuk kering.

Baca Juga:  CO2 Aquascape, Kenapa Tanaman Aquascape Perlu Injeksi CO2?

Tingkat Nitrogen yang ideal untuk tanaman adalah sekitar 10 – 20 ppm. Kekurangan nitrogen akan berdampak negatif pada tanaman Anda. Menguningnya daun dalam pertumbuhan tanaman baru adalah salah satu tanda kekurangan Nitrogen.

 

  • Fosfor (p)

Fosfor adalah salah satu makronutrien paling penting untuk kesehatan tanaman. Ketika dimasukkan ke dalam akuarium umumnya dalam bentuk Fosfat (PO4). Namun, Fosfat memiliki efek berbahaya pada kehidupan akuatik sehingga mempertahankan kadar fosfat Anda rendah adalah prioritas utama.

Biasanya, ini adalah makronutrien terakhir yang perlu karena PO4 ditemukan di banyak sisa makanan dari ikan. Kelebihan yang tersisa lebih dari cukup untuk menyediakan nutrisi bagi tanaman.

Dosis fosfor direkomendasikan untuk pengaturan cahaya tinggi. Pengaturan cahaya rendah hingga sedang tidak benar-benar membutuhkan banyak fosfor karena kelebihan ini akan memicu pertumbuhan alga.

Fosfor ditambahkan melalui bentuk pupuk cair seperti Seachem Fosfor. Ini juga tersedia dalam bentuk bubuk sebagai Monopotassium Phosphate. Seperti yang saya katakan sebelumnya, Anda ingin kadar fosfor Anda rendah pada 1 – 2 ppm. Jika Anda memiliki tanaman yang lebih sensitif, jaga agar tanaman lebih rendah hingga 0,5 ppm juga disarankan.

Defisiensi fosfor, seperti halnya defisiensi nitrogen, akan tampak menguning daun pada pertumbuhan tanaman.

 

  • Kalium (K)

Kalium adalah makronutrien bukan nutrisi berbahaya bagi kehidupan akuatik sehingga tidak ada salahnya untuk memberi dosis bebas pada akuarium.

Baca Juga:  Aquascape Tanpa Filter Apakah Bisa Tumbuh Baik?

Tingkat potasium yang diinginkan adalah sekitar 10 – 20 ppm tetapi karena sifatnya yang tidak berbahaya, Anda dapat memberi dosis lebih tinggi.

Nutrisi ini tersedia dalam bentuk pupuk cair sebagai Seachem Potassium atau bubuk kering bentuk Potassium Sulfate. Kekurangan kalium akan terlihat jelas seperti menguning dan membentuk lubang-lubang kecil di tepi daun.

 

Nutrisi Mikro atau Trace Element

Ada banyak senyawa dan elemen organik dan anorganik yang dibutuhkan oleh tanaman air untuk tetap sehat dan melanjutkan pertumbuhan. Unsur atau senyawa ini diperlukan tetapi dalam konsentrasi yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan makronutrien.

Kami menyebutnya sebagai nutrisi mikro atau Trace elemen. Ini termasuk magnesium, tembaga, besi, mangan, molibdenum, seng, kobalt, dan banyak lagi. Bahan gizi mikro ini dapat ditambahkan dalam bentuk cair, bubuk kering atau bahkan tablet.

 

Pupuk Aquascape berdasarkan Bentuknya

  • Pupuk Cair

Pupuk cair merupakan pupuk dalam bentuk cair yang pemakaiannya dilakukan secara berkala. Pupuk cair masuk dalam komponen perawatan karena kita disarankan menggunakan pupuk ini secara berkala yakni 4 hari sekali atau seminggu sekali untuk mendapat hasil yang optimal. Cara penggunaannya cukup mudah yaitu dengan mencampurkannya langsung ke dalam akuarium.

Pupuk Cair dibagi ke dalam 2 jenis berdasarkan kandungannya, yaitu pupuk cair makro dan pupuk cair mikro. Pupuk cair makro mengandung unsur-unsur utama yang dibutuhkan oleh tanaman yaitu Nitrogen, Phospat, Kalium, Kalsium, Magnesium, dan Sulfur sedangkan Pupuk cair mikro mengandung unsur-unsur pelengkap yang dibutuhkan oleh tanaman yaitu Besi, Mangan, Boron, Molibdenum, Tembaga/cuprum, Seng, Cobalt, Natrium, Silikon, Nikel dan Klor.

Baca Juga:  Tanaman Foreground, Midground and Background dalam Aquascape

 

  • Pupuk Tancap

Pupuk tancap adalah Pupuk yang pemakaiannya dengan cara ditancapkan pada area sekitar tanaman, artinya pupuk ini dipakai ketika ekosistem Aquascape sudah terbentuk. Berbeda dengan pupuk jenis lainnya, pupuk ini berbentuk padatan bulat memanjang atau berbentuk seperti tablet. Pemberian pupuk tancap ini bersifat opsional.

Pupuk diberikan jika dirasa pertumbuhan tanaman lambat, pupuk ini kadang disebut pupuk booster, yaitu pupuk untuk mendorong tumbuh kembang tanaman itu sendiri, artinya tanpa pupuk ini pun tanaman Anda akan tetap tumbuh. Ada banyak jenis pupuk tancap berdasarkan mereknya, namun secara umum prinsip kerjanya sama saja.

  • Pupuk Dasar

Pupuk dasar merupakan pupuk yang cara pemakaiannya di awal setup ketika akuarium belum diisi apapun, pupuk ini pada umumnya tampak seperti pupuk NPK atau pupuk kandang untuk tanaman darat. Berupa tanah ataupun campuran tanah dengan unsur-unsur lain.

Ada 2 cara dalam pemakaian pupuk dasar, pertama pupuk bisa dicampurkan langsung dengan susbtrate misalnya pasir malang, kemudian pupuk diaduk dengan komposisi perbandingan 4 untuk substrate dan 1 untuk pupuk atau dengan perbandingan 3 : 1. Hasil campuan tersebut bisa langsung dimasukan ke dalam akaurium. Cara kedua, pupuk ditaburkan langsung di atas akuarium.

Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.