Tanaman

Penyakit Busuk Rimpang Anubias dan Cara Pencegahannya

Mencegah Penyakit Busuk Akar Anubias

Penyakit Busuk Rimpang Anubias dan Cara Pencegahannya. Anubias merupakan tanaman air yang tumbuh sangat lambat serta mudah dirawat. karena pertumbuhannya yang lambat, anubias harganya relatif mahal dan stabil. Sebagai tanaman epifit, anubias bisa tumbuh baik di air dan di darat dengan baik.

Dapat bertahan hidup tanpa aliran gas karbondioksia (CO2) menjadi keunggulan anubias. Sifatnya yang adaptif membuat banyak penggemar aquascape memburunya. Tak hanya itu, tanaman air ini juga memiliki daya tarik pada daunnya. Keindahan daun anubias akan mempercantik isi akuarium.

cara budidayanya mudah; cukup potong atau cabut rimpang untuk ditanam kembali. Pastikan untuk menanam rimpang di atas substrat karena jika ditimbun tanah tanaman bisa membusuk.

Namun ada beberapa kasus yang dialami oleh pegiat aquascape terutama pada kasus busuk rimpang atau busuk akar pada anubias.

 

Penyebab Penyakit Busuk Akar

hasil riset Perguruan tinggi Italia menunjukkan bahwa Penyakit Busuk Rimpang Anubias dapat dihasilkan dari jamur Rhizoctonia solani. Ketika tutup akar atau calyptras tanaman terkena, penyakit ini menyebar lebih jauh ke rimpang. Karena itu, penting untuk memperhatikan sistem akar tanaman Anubias yang baru dibeli dan memeriksanya agar sehat secara ideal.

Baca Juga:  Anubias Coffeefolia, Tanaman Aquascape yang Kokoh dan Menawan

penyakit busuk rimpang anubias

Tanaman anubias yang sudah terserang penyakit ini agak susah tertolong karena sudah menginfeksi jaringan rizhome. Aplikasi dengan Fungisida masih belum ada kajian yang bisa membuktikan keberhasilannya.

 

Pencegahan penyakit Busuk Rimpang (Akar) Anubias

Pencegahan penyakit busuk Rimpang Anubias, akar atau busuk Rizhome dapat dilakukan dengan sterilisasi sat tanaman baru datang atau mau dimasukkan kedalam tank. sterilisasi ini biasa dilakukan dalam laboratorium kultur jaringan. bahan aktif yang bisa digunakan untuk sterilisasi diantaranya:

  • Betadine
  • Bayclin
  • Alkohol 70%
Beberapa jenis bahan disenfektan yang dapat digunakan untuk sterilisasi bahan tanaman :

 

No
Bahan
Konsentrasi
Lama perendaman
1
Kalsium hipoklorit
1 – 10 %
5 – 30 menit
2
Natrium hipoklorit
1 – 2 %
7 – 15 menit
3
Hidrogen peroksida
3 – 10 %
5 – 15 menit
4
Perak nitrat
1 %
5 – 30 menit
5
Merkuri klorit (HgCl2)
0.1 – 0.2 %
10 – 20 menit
6
Bethadine
2.5 – 10 %
5 – 10 menit
7
Fungisida
2 g/l
20 – 30 menit
8
Antibiotik
50 – 100 mg/l
½ – 1 jam
9
Alkohol
70 %
1 – 10 menit
10
Bayclin/sunclin
5 – 30 %
5 – 25 menit

 

Baca Juga:  Cryptocoryne Albida Brown, Si Cantik Penghuni Aquascape

Bahan-bahan sterilisasi ini pada umumnya bersifat toxic/racun terhadap jaringan tanaman. Pembilasan yang berkali-kali sesudah perendaman eksplan di dalam larutan bahan streilisasi, sangat diperlukan untuk menghilangkan sisa-sisa bahan aktif yang masih menempel dipermukaan bahan tanaman.

Dalam sterilisasi, kadang-kadang digunakan dua atau lebih bahan sterilisasi. Misalnya; perendaman dalam alkohol dulu, kemudian dalam bayclin, setelah itu bilas dengan air steril. Dapat juga perendaman di mulai dengan larutan fungisida atau antibiotik, kemudian baru HgCl2 dan dibilas dengan air steril. Prosedur mana yang efektif, harus ditentukan melalui percobaan pendahuluan.

Sterilisasi bahan tanaman dimulai dengan pencucian dan pembuangan bagian-bagian yang kotor dan mati di bawah pancuran air bersih. Pencucian dapat dilakukan dengan penyikatan menggunakan detergent halus. Kadang-kadang bahan yang sudah bersih dibiarkan dibawah pancuran air selama 30 menit.

Hal ini dilakukan untuk memecah koloni kontaminan yang masih menempel dipermukaan agar koloni tersebut lebih peka terhadap bahan-bahan sterilisasi. Juga untuk mengurangi dan menghilangkan senyawa fenol, terutama pada tanaman yang kandungan fenoliknya tinggi.

Baca Juga:  Jenis Moss Aquascape dan Metode Perawatan Moss Agar optimal

Gunakan bahan yang mudah di dapat untuk sterilisasi dan pastikan bilas dengan bersih setelah proses sterilisasi. proses ini bisa membuat tanaman terhindar dari penyakit jamur dan bakteri sekaligus mencegah ekosistem aquarium tertular penyakit tanaman.

Mengatasi Penyakit Akar busuk Anubias (BR)

Agak sulit memulihkan rimpang yang sudah membusuk. Satu-satunya jalan alah dengan memotongnya dan menanam kembali rimpang yang masih sehat secara emersed, ini sekaligus untuk mengkarantina agar penyakit tidak menyebar.

Jika terjadi pembusukan maka bisa dilakukan langkah sebai berikut:

  • Potong rimpang yang busuk dengan pisau atau cutter yang sudah direndam alkohol 70%.
  • Bekas potongan pada sisi rimpang yang sehat usahakan tidak ada bercak sisa pembusukan.
  • bekas potongan segera di olesi dengan betadine dan biarkan selama 5-10 menit.
  • Bilas rizome tanaman dengan air mineral yang bersih hingga sisa betadine hilang.
  • untuk memastikan jamur benar benar bersih bisa dilakukan perendaman dengan bayclin yang di campur air perbandingan 10% bayclin 90% air selama 5 menit lalu bilas lagi dengan air mineral.
  • Setelah dibersihkan tanaman siuap ditanam lagi.
Show More

Aquatic ID

Aquatic ID merupakan situs rintisan yang berusaha memberikan informasi detail mengenai berbagai seluk beluk aquascape dan segala peralatan pendukungnya. Semoga memberi manfaat.

Related Articles

One Comment

  1. Anubias BR bisa sembuh dalam waktu 10-15 hari menggunakan perendaman kuersetin 25.77% tanpa harus dikarantina

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button

Adblock Detect

Kami tumbuh dan besar dari advertising, Mohon non aktifkan adblocker pada browser.